Sebelumnya
Kepala Satgas Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Mayjen Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan soal program cetak sawah. Kata dia, program yang dilakukan di Wanam dan sekitarnya merupakan bagian dari rencana pengembangan lahan pertanian skala besar di Merauke. Menurutnya, ada sekitar 100 ribu ha lahan pertanian yang akan dicetak. Mulai dari Wanam hingga Muting, dengan total target mencapai 1 juta hektar.
“Kemudian nanti yang kita start dari Wanam sampai ke Muting itu sekitar 1 juta hektar,” ujar Mayjen Ahmad Rizal.
Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah juga akan membangun sejumlah infrastruktur pendukung berupa dermaga di Wanam dan jalan sepanjang 135 kilometer dari Wanam ke Muting. Infrastruktur tersebut akan memberikan akses bagi petani untuk mengangkut alat-alat pertanian dan hasil panen.
Baca juga : Sabar, Makan Bergizi Gratis Baru Diberikan Tahun Depan
Dengan kondisi lahan yang rata dan berawa, Merauke memiliki ketersediaan air melimpah yang sangat dibutuhkan oleh petani. Selain itu, tanah di wilayah ini rata-rata subur dengan lapisan tanah hitam yang mencapai 15-30 centi meter (cm). Sehingga sangat mendukung program pencapaian swasembada pangan dari Merauke.
“Ini kalau menurut kami sangat mendukung dan program pencapaian swasembada pangan akan tercapai dari Merauke,” ucap Ahmad Rizal.
Di kesempatan sama, Mentan Amran menyatakan Merauke memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan, asalkan mau mengoptimalkan konsep pertanian modern. Amran bilang, ada beberapa cara strategis untuk merealisasikan komitmen Prabowo dalam menggenjot program swasembada pangan.
Baca juga : Trump Atau Harris, Siapa Yang Paling Untungkan Kita
“Yaitu sawah seluas tiga juta hektare dalam waktu 3-4 tahun, pompanisasi, optimasi lahan, rehabilitasi jaringan irigasi tertier, serta dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mempercepat proses tanam hingga panen,” papar Amran.
Pada tahun 2024, Pemerintah telah menyelesaikan tahap pertama program Optimasi Lahan Rawa seluas 40.000 ha di Kabupaten Merauke. Saat ini 35.000 ha sudah ditanami, dan 5.000 ha lainnya dalam proses olah lahan untuk segera ditanami.
“Program ini ditargetkan dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) hingga mencapai IP 300 dan produktivitas tanaman pangan,” pungkas Amran.
Baca juga : Wamenag: Jangan Cuma Cari Untung Saja Dong
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 4 November 2024 dengan judul Pemerintah Fokus Swasembada Pangan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.