RM.id Rakyat Merdeka - Jajaran Pengurus Utama Relawan Alap-Alap Jokowi (AAJ), berkesempatan silaturahmi dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo di kediaman Sumber, Solo, Senin (23/12/2024) pagi.
Rombongan berjumlah delapan orang dipimpin langsung Ketua Umum AAJ, Muhammad Isnaini. Hadir dalam kegiatan ini, Kyai Muslich (Ketua Tim Perumus), Edy Oyek (Posko Jatim), Ngatno (Wasekjen), Zakky & Lalang (Posko Solo).
“Kami diterima sangat hangat. Sungguh sebuah kehormatan bagi kami,” ujar Sekretariat Jenderal (Sekjen) AAJ, Anton Wahyu Prihartono.
Baca juga : SIM Keliling Jakarta Jumat 20 Desember, Hadir di 5 Lokasi
Dalam kesempatan itu, AAJ sekaligus menyampaikan undangan secara langsung agar Jokowi berkenan hadir di Halal Bihalal Keluarga Besar AAJ.
“Beliau welcome dan akan hadir. Memang secara jadwal belum kita pastikan. Tetapi Ketum AAJ tadi bilang kemungkinan akan digelar di Surabaya. Semoga bisa terlaksana,” imbuh Anton.
Pertemuan berlangsung sangat cair tapi membawa banyak inspirasi soal pendekatan ekonomi komunal. Terutama bagi masyarakat di tingkat rumahan dan keluarga.
Baca juga : Dasco Dikukuhkan Pimpin Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Pancasila
Dia menjelaskan, Jokowi mengatakan bahwa tekanan ekonomi akhir-akhir ini bukan saja menjadi persoalan Indonesia. “Dampak Covid-19, sekarang ini baru dirasakan. Tidak hanya di negara kita. Semua negara mengalami hal yang sama,” ungkap Jokowi.
Ditegaskan Anton, dalam pertemuan yang berlangsung lebih dari 1,5 jam itu tidak ada satupun pembicaraan soal politik. “Kami di AAJ sudah diinstruksikan untuk kembali beraktifitas. Urusan politik sudah selesai untuk 2024. Nah tadi bersama Beliau, kami banyak mendapatkan arahan tentang pemberdayaan riil ekonomi komunal. Tak ada bahasan politik. Sama sekali, tidak ada!” ucapnya.
Selesai berpamitan dan diberikan waktu foto bersama, pada hari itu juga, jajaran Pengurus Utama AAJ menindaklanjuti merumuskan hasil pembicaran dengan Jokowi.
Baca juga : SIM Keliling Jakarta Jumat 13 Desember, Hadir di 5 Lokasi
Tepatnya, detailing arahan soal gerakan ekonomi komunal. Terutama untuk mengelola sumber daya yang dimiliki jaringan AAJ secara nasional.
“Sekali lagi perlu saya sampaikan bahwa ini juga amanah Munas I, Juli lalu di De Tjolomadoe Karanganyar. Bahwa AAJ harus segera berbenah menjadi gerakan relawan mandiri untuk pemberdayaan masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi. Nah, klop dengan silaturahmi pagi tadi dengan Bapak Jokowi. Kami segera formulasikan menjadi pegangan pergerakan,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.