BREAKING NEWS
 

Wamen BUMN Tinjau Sistem Monitoring Digital PLN, Kelistrikan Andal Selama Nataru

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : FAZRY
Sabtu, 28 Desember 2024 14:07 WIB
Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo (kiri), didampingi Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kanan), memonitor keandalan sistem kelistrikan Jawa-Madura-Bali di PLN UIP2B untuk kesiapan pasokan listrik di momen Nataru pada Jumat (27/12). (Foto: Dok. PLN)

 Sebelumnya 
Sedangkan dari sisi kesiapan pasokan listrik pada periode Nataru 2024 ini, PLN beban puncak mencapai sekitar 39 gigawatt (GW).

Dengan daya mampu sebesar 53 GW, maka masih terdapat cadangan daya yang mumpuni sebesar 14 GW.

Baca juga : Kunjungi PLN UIP2B Gandul, Wamen BUMN Pastikan Pasokan Listrik Aman Saat Nataru

Selain itu, sebelumnya PLN juga telah menyiapkan 4.336 posko siaga dengan dukungan 81.591 personel yang siap siaga di seluruh Indonesia.

Posko ini bertujuan untuk merespons cepat segala potensi gangguan kelistrikan yang mungkin terjadi selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Baca juga : Wamen BUMN Tinjau Pusat Operasi Tol, Pastikan Kelancaran Nataru 2025

”Dengan pendekatan digitalisasi, PLN tidak hanya meningkatkan responsivitas dalam menangani gangguan tetapi juga menjaga stabilitas pasokan listrik di tengah tingginya permintaan selama periode Natal dan Tahun Baru,” kata Darmawan.

Lebih lanjut, PLN berkomitmen untuk terus meningkatkan investasi di bidang teknologi digital dan sumber daya manusia sebagai pilar utama dalam mendukung transformasi sistem kelistrikan di Indonesia.

Baca juga : Perkuat Sinergi BUMD, Bank DKI Dorong Digitalisasi Sistem Pembayaran PAM Jaya

Dengan strategi ini, PLN optimistis dapat mewujudkan sistem kelistrikan yang andal, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan target transisi energi nasional menuju bauran energi bersih yang lebih besar di masa depan.

"Melalui sinergi antara pemerintah, PLN, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan layanan listrik yang berkualitas dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia," tutup Darmawan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense