Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kunjungi PLN UIP2B Gandul, Wamen BUMN Pastikan Pasokan Listrik Aman Saat Nataru
Sabtu, 28 Desember 2024 07:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri (Wamen) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo melakukan kunjungan kerja ke PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban (UIP2B) Jawa, Madura, Bali (Jamali) di Gandul, Kecamatan Cinere, Kota Depok, Jawa Barat, pada Jumat (27/12/2024).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan listrik selama natal dan tahun baru (Nataru) 2024/2025 dalam kondisi aman.
Menggunakan mobil Alphard putih dengan plat RI 24, kehadiran Kartika, yang akrab disapa Tiko, disambut oleh Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, Direktur Keuangan Sinthya Roesly, dan Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Evy Haryadi.
Setibanya, Tiko langsung menerima rompi biru PLN dari Darmawan. Dan bergegas menuju ruang pertemuan untuk membahas kesiapan pasokan listrik saat Nataru.

Usai berbincang, Wamen BUMN meninjau langsung sistem kontrol dispatching listrik di Pulau Jawa dan Bali.
“Gandul ini sebenarnya adalah pusat untuk mengontrol dispatching listrik di Jawa dan Bali. Kami tadi melihat sistem kontrolnya untuk memastikan ketersediaan pasokan listrik selama Nataru dalam kondisi baik,” ujar Tiko.
Baca juga : Kunjungi Markas IMI Bali, Bamsoet Dorong Peningkatan Prestasi Atlet Balap
Tiko menjelaskan bahwa kebutuhan listrik cenderung menurun selama periode Nataru karena banyak masyarakat yang sedang menikmati liburan.
Meski demikian, PLN tetap memastikan pasokan listrik berjalan optimal.
“Kami tetap meyakinkan bahwa ketersediaan listrik untuk memenuhi kebutuhan selama Nataru terjaga dengan baik,” tambahnya.

Senada, Evy juga memastikan keandalan operasional Unit Induk Pusat Pengatur Beban (UIP2B) di Gandul, Depok, Jawa Barat.
Evy mengatakan, beban puncak diperkirakan hanya 26 ribu Megawatt (MW) saat Nataru dan cadangannya mencapai 46 ribu MW.
"Jadi sangat cukup itu. Sistem kita khususnya di Jawa-Bali, ini cukup jadi cadangan mencapai 40 persen lebih karena beban selama Nataru juga turun," ujar Evy saat mendampingi Wamen BUMN.

Baca juga : Jelang Nataru, Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Energi Aman di Regional JBB
Evy menyampaikan bahwa PLN memiliki dua unit di UIP2B Gandul. Yakni, unit Pengatur Beban dan unit Transmisi.
Unit Pengatur Beban bertugas memastikan penyaluran tenaga listrik dari pembangkitan hingga distribusi yang optimal.
"Untuk saat ini, kami menyiapkan sistem untuk Jawa-Bali dengan kapasitas 500 kV, yang menjamin penyaluran hingga transmisi 150 kV dan 70 kV," ucap Evy.

PLN juga melakukan pengendalian transmisi dan pemeliharaan secara intensif, serta mengerahkan 10.000 personel dan 4.000 posko untuk menjaga kelancaran pasokan listrik selama Nataru.
"Ada sekitar 4.000 lebih posko kita siagakan, sudah dilengkapi dengan peralatan yang cukup. Kami yakin bisa amankan Nataru dengan baik," tegas Evy.
Selain itu, pihaknya juga mengaku menyiapkan upaya untuk memitigasi risiko cuaca ekstrem dan bencana alam di sektor kelistrikan saat musim hujan selama Nataru.
Baca juga : Wamen BUMN Tinjau Pusat Operasi Tol, Pastikan Kelancaran Nataru 2025
Misalnya, petugas PLN akan menghidupkan kembali saluran listrik apabila banjir sudah surut.
Lalu, mengantisipasi kemungkinan pohon tumbang dengan menebang pohon di sekitar jaringan listrik.
"Dengan mitigasi yang kami siapkan, jaringan-jaringan itu juga kita pastikan aman dari hal-hal tersebut," imbuh Evy.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya