BREAKING NEWS
 

Jawa Barat Anggarkan Rp 1 Triliun

Waspada, Program MBG Dicatut Untuk Tipu-tipu!

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ERWIN TAMSAL
Kamis, 16 Januari 2025 07:20 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Machmudin. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah dua pekan ini berlangsung. Di daerah, seperti Jawa Barat (Jabar), program MBG mulai dicatut untuk aksi tipu-tipu.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Machmudin mengimbau masyarakat agar mewaspadai aksi penipuan yang mencatut nama program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bey menjelaskan, program MBG berada langsung di bawah koordinasi Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Badan Gizi Nasional (BGN) dan tidak me­libatkan Pemerintah Daerah (Pemda).

Baca juga : UMKM Butuh Pelatihan Skill Pemasaran Digital

“Ada laporan dari Kabupaten Ciamis bahwa sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pengusaha katering, peternak, petani menjadi korban penipuan yang menga­tasnamakan program MBG,” kata Bey dalam keterangannya, Rabu (15/1/2025).

Para korban, kata Bey, bahkan telah menyetorkan uang sebanyak Rp 11 juta sebagai syarat administrasi untuk menjadi pemasok makanan pada program MBG. Yaitu, untuk keperluan sertifikasi halal dan uji labora­torium makanan.

“Jadi, mohon yang ditawarkan dicek betul supaya jangan ter­tipu. Pasti itu jumlahnya besar,” kata Bey.

Baca juga : Setan Merah Incar Kursi Empat Besar

Dia menjelaskan, pasokan bahan baku program MBG saatini berasal dari petani dan peter­nak lokal, seperti di Kabupaten Sukabumi, Kota Cimahi, dan daerah lainnya. Bey berharap, Program MBG memberi dampak ekonomi yang baik bagi masyarakat setempat.

“Kami belum bisa memberi­kan evaluasi. Ini langsung dari BGN, katanya minggu depan ada evaluasi,” kata Bey.

Selain itu, Bey mengata­kan, Pemprov Jabar juga telah menganggarkan dana sebesar Rp 1 triliun untuk melaksana­kan program MBG di seluruh kota/kabupaten se-Jabar selama setahun. Hingga saat ini, kata Bey, anggaran tersebut belum digunakan.

Adsense

Baca juga : Sabalenka Hentikan Maniero

“Kami masih menunggu pe­tunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) serta masih menunggu arahan, apakah nanti untuk pengadaan MBG dikerjasamakan dengan pihak ketiga atau lainnya,” ujarnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense