RM.id Rakyat Merdeka - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah dua pekan ini berlangsung. Di daerah, seperti Jawa Barat (Jabar), program MBG mulai dicatut untuk aksi tipu-tipu.
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar), Bey Machmudin mengimbau masyarakat agar mewaspadai aksi penipuan yang mencatut nama program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bey menjelaskan, program MBG berada langsung di bawah koordinasi Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Badan Gizi Nasional (BGN) dan tidak melibatkan Pemerintah Daerah (Pemda).
Baca juga : UMKM Butuh Pelatihan Skill Pemasaran Digital
“Ada laporan dari Kabupaten Ciamis bahwa sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pengusaha katering, peternak, petani menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan program MBG,” kata Bey dalam keterangannya, Rabu (15/1/2025).
Para korban, kata Bey, bahkan telah menyetorkan uang sebanyak Rp 11 juta sebagai syarat administrasi untuk menjadi pemasok makanan pada program MBG. Yaitu, untuk keperluan sertifikasi halal dan uji laboratorium makanan.
“Jadi, mohon yang ditawarkan dicek betul supaya jangan tertipu. Pasti itu jumlahnya besar,” kata Bey.
Baca juga : Setan Merah Incar Kursi Empat Besar
Dia menjelaskan, pasokan bahan baku program MBG saatini berasal dari petani dan peternak lokal, seperti di Kabupaten Sukabumi, Kota Cimahi, dan daerah lainnya. Bey berharap, Program MBG memberi dampak ekonomi yang baik bagi masyarakat setempat.
“Kami belum bisa memberikan evaluasi. Ini langsung dari BGN, katanya minggu depan ada evaluasi,” kata Bey.
Selain itu, Bey mengatakan, Pemprov Jabar juga telah menganggarkan dana sebesar Rp 1 triliun untuk melaksanakan program MBG di seluruh kota/kabupaten se-Jabar selama setahun. Hingga saat ini, kata Bey, anggaran tersebut belum digunakan.
Baca juga : Sabalenka Hentikan Maniero
“Kami masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) serta masih menunggu arahan, apakah nanti untuk pengadaan MBG dikerjasamakan dengan pihak ketiga atau lainnya,” ujarnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.