BREAKING NEWS
 

Kriminolog Tak Yakin Kematian Pensiunan BIN di Marunda Akibat Bunuh Diri

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : UJANG SUNDA
Jumat, 17 Januari 2025 15:30 WIB
Kriminolog dari Universitas Indonesia (UI), Josias Simon. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Polisi masih menyelidiki penyebab kematian mantan anggota Badan Intelijen Negara (BIN) Brigjen (Purn) Hendrawan Ostevan (75) yang ditemukan mengapung di perairan Marunda, Jakarta Utara, Jumat (10/1/2025).

Kriminolog dari Universitas Indonesia (UI), Josias Simon, menyarankan polisi menganalisis kejadian itu dengan mengecek beberapa rekaman CCTV yang terpasang di sekitar tempat kejadian perkara.

"Bisa cek CCTV. Beberapa identitas yang ditemukan termasuk petunjuk pengungkapan," ucapnya, Jumat (17/1/2025).

Baca juga : Istana: Penggunaan Dana Zakat Bukan Untuk MBG

Hendrawan memiliki karier gemilang di dunia militer dan intelijen. Setelah lulus dari Akademi Militer pada 1972, ia memulai perjalanan kariernya sebagai Komandan Peleton Yonzipur 2/SG. Di akhir pengabdiannya, Hendrawan menduduki posisi sebagai Pembina Utama dan Tim Ahli Deputi BIN.

Adsense

Berdasarkan latar belakang tersebut, Simon tak yakin korban bunuh diri. "Rasanya tidak mungkin (bunuh diri)," imbuhnya.

Kata dia, bila memerhatikan beberapa indikasi dalam berita-berita, tampak ada permasalahan yang belum tuntas yang dialami Hendrawan. "Sehingga mencari jawaban dengan melalui beberapa tempat," pungkas Simon. 

Baca juga : Pemprov Sumut-MUI Teken Piagam Kesepahaman Pembangunan Masyarakat Berakhlak

Sebelum ditemukan tewas mengambang di perairan Marunda, Hendrawan sempat keliling ke sejumlah wilayah. Mobil yang dikendarai Hendrawan berpindah-pindah ke lokasi yang jaraknya cukup jauh, Tangerang, Bogor, hingga Jakarta Pusat. 

Polisi belum bisa memastikan apakah korban bunuh diri atau kecelakaan. Namun, polisi menegaskan bahwa korban sendirian di dalam mobil.

"Belum bisa kita jawab (apakah korban bunuh diri atau bukan)," ucap Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardy Marasabessy, Kamis (16/1/2025).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense