BREAKING NEWS
 

Antisipasi Karhutla

Pemerintah Ingin Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

Reporter : OSPI DARMA
Editor : ABDUL SHOMAD
Sabtu, 1 Februari 2025 07:25 WIB
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).  (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
“Adapun objek yang terbakar menyasar kawasan hutan, lahan mineral dan gambut yang ada di daerah itu, dengan luas ratusan ribu hektare. Dari sejumlah daerah itu, Provinsi Sumatera Selatan menjadi daerah yang mengalami karhutla cukup signifikan pada tahun 2024,” tuturnya.

Berdasarkan data Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPPIKHL) Wilayah Sumatera, sambung Abdul, luasan karhutla di Sumatera Selatan mencapai 9.697 hektar selama periode Januari-September 2024.

Namun, dia mengklaim, seluruh peristiwa karhutla itu berhasil ditangani dengan baik. “Selain dibantu curah hujan yang intens pada musim penghujan, juga didukung oleh kolaborasi dari kementerian bersama lembaga terkait dan pemerintah daerah,” ucapnya.

Baca juga : Ikut Pilkada Lagi, Minta Logistik Ke Dirut BUMD

Sementara itu, Koordinator Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), Okto Yugo Setiyo mengatakan, sepanjang 2024 karhutla di Riau masih tetap terjadi. Berdasarkan data Sipongi KLHK, luas kawasan terbakar sepanjang 2024 di Riau mencapai 10.674 hektar.

“Angka ini menunjukkan peningkatan luasan lahan terbakar sebanyak 47 persen dari tahun 2023,” imbunya.

Di media sosial X, banyak netizen berharap, Indonesia bisa terbebas dari karhutla dan kabut asap. Pasalnya, kejadian itu berlangsung bertahun-tahun, dan seolah sudah menjadi rutinitas.

Baca juga : Deposito Emas Pegadaian Menarik Dan Menjanjikan

Akun @i_tsunadeee mengeluhkan kondisi alam yang terjadi Sumatera Selatan. Sebab, saat musim kemarau banyak karhutla, dab saat musim hujan terjadi banjir. “Sekarang disini nggak ada karhutla, karena lagi musim hujan. Semoga saat kemarau nggak ada karhutla lagi, aamiin,” cuitnya.

Senada, akun @03c0k_Simata mengatakan, warga Riau sudah tidak kuat dengan adanya karhutla setiap tahun. “Bagaimana mau sehat-sehat saja, kami di Pekanbaru masih bermimpi bebas asap kebakaran hutan sepanjang tahun, biar bersih udara yang masuk ke paru-paru,” tulisnya.

“Harusnya kebakaran hutan bisa diatasi lebih cepat dengan ada desk baru itu, mari kita jaga bumi agar tetap hijau dan lestari,” ucap akun @rabbanir88. “Ingat dulu ada kasus kebakaran hutan, yang jadi tersangkanya ternyata satpam alias sekuriti, orang kecil kayak gitu buat apa bakar-bakar hutan, makin terbukti di Indonesia hukum tajamnya ke bawah saja,” timpal akun @Amang_cyber7. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense