BREAKING NEWS
 

Diungkap Kepala Badan Gizi Nasional

Banyak Anak Yang Ingin Cepat Dapat Makan Bergizi

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : SISWANTO
Minggu, 23 Februari 2025 08:00 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (kanan) bersama Sekretaris Utama BGN Sarwono (kiri) saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komite III DPD, di ruang Rapat Kutai, Gedung B, Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana siap menggeber program bergizi gratis (MBG) agar segera dinikmati 82,9 juta anak Indonesia. Karena banyak anak yang pengen segera menikmati program ini.

Dadan mengatakan, hingga saat ini, MBG baru bisa diberikan kepada sebagian kecil anak Indonesia. Hal ini membuat iri banyak anak Indonesia yang sekolahnya belum menerima MBG.

“Banyak yang ingin lebih cepat, dan banyak anak yang iri, kok dia belum dapat,” tutur Dadan di Jakarta Covention Centre (JCC) Senayan, Sabtu (22/2/2025).

Presiden Prabowo Subianto, kata Dadan, juga sudah memerintahkan kepada BGN agar program ini segera dikebut. Tujuannya, agar seluruh anak Indonesia ini bisa segera mendapat MBG.

Baca juga : NasDem Bangun Kesadaran Kolektif Hadapi Pemilu 2029

“Pak Presiden ingin agar 82,9 itu dipenuhi di akhir tahun 2025,” kata Dadan.

Namun untuk mewujudkan hal tersebut, kata Dadan, butuh anggaran yang tidak sedikit. Dadan menghitung MBG butuh Rp 25 triliun per bulan.

“Nah, karena ada percepatan maka kami ditanya, berapa dana yang dibutuhkan untuk percepatan. Kami sampaikan untuk percepatan kami butuh Rp 25 triliun per bulan,” ungkapnya.

Meski begitu dana itu belum dicairkan karena program percepatan belum dijalankan. Dadan menyebut ada sejumlah hal yang perlu disiapkan terlebih dahulu. Misalnya anggaran, sumber daya manusia, serta kesiapan infrastruktur.

Baca juga : Komdigi Garap Regulasi Perlindungan Di Internet

“Anggaran selesai, Pak Presiden berapa pun akan kasih. Kemudian SDM kami akan didik dan baru akan selesai akhir Juli,” ujar Dadan.

Ia menilai percepatan MBG baru akan dijalankan paling cepat September. Jika dijalankan September maka kebutuhan dana hingga Desember mencapai Rp 100 triliun.

“Kalau siapnya September berarti Rp 100 triliun, kalau Oktober Rp 75 triliun, kalau November berarti Rp 50 triliun, kalau siapnya akhir tahun Rp 25 triliun,” urai Dadan.

Hanya saja, penambahan anggaran bakal dilakukan jika sudah mendapat persetujuan Komisi IX DPR RI. Saat anggaran tersedia barulah percepatan makan bergizi gratis dapat dieksekusi.

Adsense

Baca juga : Perindo Sulsel Lagi Panas

Sekedar info. Hingga Rabu (19/2/2025) penerima makan bergizi gratis tembus 1,47 juta orang per hari yang disuplai dari 570 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Para penerima manfaat tersebar di hampir semua provinsi. Jumlah itu terus meningkat setiap hari.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense