BREAKING NEWS
 

30 Nyawa Melayang Akibat Banjir Jabodetabek

Reporter & Editor :
KRISTANTO
Kamis, 2 Januari 2020 23:49 WIB
Pemandangan banjir di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis jumlah korban jiwa akibat banjir di wilayah Jabodetabek. Hingga pukul 21.00 WIB, angkanya mencapai 30 orang.

"Data ini dikumpulkan oleh BNPB dari pusat krisis Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, BPBD, TNI, Polri dan sumber lainnya," kata Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo melalui keterangan tertulis, Kamis malam.

Korban meninggal dunia terbanyak di Kabupaten Bogor yakni 11 orang, kemudian Jakarta Timur tujuh orang, Kota Bekasi dan Kota Depok masing-masing tiga orang. Kemudian Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor dan Kota Tangerang masing-masing satu korban jiwa.

Baca juga : BMKG Ingatkan Hujan Lebat Guyur Jabodetabek Sampai Sepekan

Terkait penyebabnya, 17 orang meninggal dunia akibat terseret arus banjir, lima tertimbun longsor, lima orang tersengat listrik, dan tiga orang mengalami hipotermia.

Adsense

Ia mengatakan sebagai tindaklanjut rapat koordinasi penanganan bencana banjir Jabodetabek, semua pihak terkait harus berkoordinasi dan saling bersinergi.

Hal itu ditujukan agar memudahkan sinkronisasi dan validasi data korban bencana banjir. BMKG juga telah menyatakan, hujan deras masih akan berlangsung hingga 10 Januari 2020.

Baca juga : Kemensos Beri Santunan Rp 15 Juta untuk Ahli Waris Korban Banjir di Jabodetabek

Untuk menghindari bertambahnya korban jiwa, BNPB mengimbau agar warga yang rumahnya masih terendam cukup dalam dan masih bertahan di rumah, agar segera mengevakuasi diri ke tempat lebih aman. "Utamakan keselamatan jiwa terlebih dahulu dibanding harta," ujar Agus.

Secara uumumbanjir yang melanda wilayah Jabodetabek dipicu hujan deras sejak Selasa (31/12) sore. Menurut data yang dihimpun BNPB per 1 Januari 2020, lebih dari 31 ribu orang mengungsi dari rumahnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengakui bahwa persoalan banjir yang terjadi di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bogor dan berbagai daerah lainnya harus diselesaikan dengan kerja sama pemerintah pusat dan daerah.

Baca juga : Kisah Bayi dan Brigjen Novi dalam Banjir Jabodetabek

"(Persoalan banjir) ini harus dikerjakan bersama-sama. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota semuanya bekerja sama dalam menangani ini," kata Presiden Jokowi. [KRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense