Sebelumnya
Terpisah, Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin mengamini, saat Ramadan aksi kenakalan remaja kerap terjadi, salah satunya tawuran.
Menurut dia, tawuran biasanya berawal dari kegiatan sahur di jalan alias Sahur on The Road (SOTR).
“Mengantisipasi ini, kami akan keluar untuk memonitor kegiatan masyarakat,” ucapnya.
Baca juga : Keanggotaan RI Bakal Perkuat Perekonomian
Munjirin juga mengajak orang tua dan masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi kegiatan yang dilakukan anak-anak mereka, agar tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Di media sosial X, banyak netizen mengungkapkan keresahan dan kekesalan terhadap aktivitas negatif yang terjadi selama bulan Ramadan, seperti tawuran hingga konvoi.
“Bocil di tempat gue, awalnya berantem pakai sarung, terus jadi pakai petasan. Haduh, ternyata tawuran selama bulan puasa masih ada ya. Kalau sudah ada korban, ujung ujungnya bales dendam. Dan seterusnya begitu,” ungkap akun @iseng07.
Baca juga : BSI Patok Transaksi Emas Capai 315 Ton
“Kalau ada yang ribut pakai petasan, siram aja petasannya. Kalau tawuran pakai sajam, ini yang ngeri. Harusnya, para orang tua dari remaja yang tawuran, mengajari anak-anak mereka tentang arti puasa yang sebenarnya,” cuit akun @mi87020.
“Benar, tuh. Sesudah saling lempar mercon, konvoi sepeda motor knalpot brong, dan tawuran ringan, hari selanjutnya dapat dipastikan akan semakin parah,” timpal akun @CImtgr.
Akun @leboyat1890 meminta penjelasan lebih lanjut tentang maklumat Polda Metro Jaya.
Baca juga : Yuk, Stop Ngasih Duit Ke Gepeng Di Jalanan
“Kalau bangunin sahur pakai bedug keliling, pukul aqua galon, plus teriak-teriak, itu termasuk konvoi yang menganggu nggak? Jujur, gue bingung siapa yang pertama punya ide konvoi keliling bangunin sahur, tapi kayak orang cari ribut. Banyak protes, yang pada punya bayi,” tuturnya. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.