BREAKING NEWS
 

Banjir Sukabumi Tewaskan 5 Orang, 4 Hilang, Cek Nama-Namanya Di Sini

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 9 Maret 2025 21:32 WIB
Musibah banjir dan tanah longsor di Kabupaten Sukabumi, terjadi akibat hujan berintensitas tinggi. (Foto: dok. BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Musibah banjir dan tanah longsor akibat hujan berintensitas tinggi di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat yang terjadi sejak Senin (3/3/2025), mengakibatkan lima warga meninggal dunia, dan empat warga dinyatakan hilang. Sampai saat ini, masih dalam pencarian tim SAR.

Berdasarkan update data yang dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Minggu (9/3/2025), banjir di Kabupaten Sukabumi melanda 12 desa di 9 kecamatan terdampak. Sedangkan musibah tanah longsor, terjadi di 30 desa di 22 kecamatan.

Selain lima orang yang dinyatakan tewas dan empat orang yang belum ditemukan, terdata 1.424 kepala keluarga (KK) atau 4.500 warga terdampak dan 83 KK atau 246 warga dilaporkan mengungsi. Di luar itu, terdapat enam korban luka-luka.

Daftar Korban Meninggal

  1. Eneng Sabiti (P/40th)
  2. Siti Nurul Awlia (P/8th)
  3. Nendi Saputra (P/7th)
  4. Ooy (L/69th)
  5. Yayar (L/70th)

Daftar Korban Hilang

  1. Drajat (L/60th)
  2. Siti Maryam (P/35th)
  3. Ahyar Fauzi (L/9th)
  4. Mondi (L/9th)

Baca juga : Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bekasi, Pastikan Bantuan Cepat Disalurkan

Sementara kerugian yang ditimbulkan musibah banjir dan longsor ini meliputi 150 unit rumah Rusak Ringan (RR), 110 unit rumah Rusak Sedang (RS), 95 unit rumah Rusak Berat (RB), 3 unit jembatan RS, 3 unit jembatan RB, 1 sarana Kesehatan RS, 27 titik jalan, dan 16 titik jembatan.

Adsense

Sebagai langkah percepatan penanganan bencana di Kabupaten Sukabumi, Dinas Pekerjaan Umum (PU) telah menurunkan alat berat.

Sampai saat ini, kebutuhan mendesak seperti makanan siap saji, air mineral, selimut, matras, alat kebersihan dan hygiene kit masih dibutuhkan para pengungsi. Terutama, mereka yang mengungsi secara mandiri.

Baca juga : Prabowo Silaturahmi Dengan Para Pemred Di Hambalang, Ini Yang Diobrolin

Per hari ini, banjir telah dinyatakan telah surut total. Terkait bencana tanah longsor, berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan tiga kecamatan masih berada dalam masa tanggap darurat. Antara lain Kecamatan Plabuhan Ratu, Kecamatan Simpenan, dan Kecamatan Lengkong.

Sejalan dengan keputusan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melakukan aktivasi tiga posko darurat. Yaitu Pos Utama di Pendopo Kabupaten Sukabumi,  Pos Lapangan di Pelabuhan Ratu, dan Pos Logistik yang terletak di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

Upaya penanganan terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Badan SAR Nasional (Basarnas), TNI, Polri serta semua unsur terkait.

Baca juga : Kebakaran Hotel Turki Tewaskan 76 Orang, KBRI Ankara Buka Hotline

BNPB sebagai leading sector, masih melakukan pendampingan sebagai upaya percepatan penangan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Sukabumi. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense