BREAKING NEWS
 

Dikunjungi Presiden Dan Wapres, Duka Korban Banjir Terobati

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : SISWANTO
Senin, 10 Maret 2025 08:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto mengunjungi warga terdampak banjir di Kampung Tambun Inpres, Desa Buni Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (8/3/2025). (Foto: Instagram/prabowo)

 Sebelumnya 
Di lokasi berbeda, Wapres Gibran juga mengunjungi para korban banjir. Ada 2 lokasi yang dikunjungi Gibran. Pertama, Gibran berkunjung ke daerah Jatiasih, Bekasi, Rabu (5/3/2025).

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berbincang dengan warga yang terdampak banjir di Perumahan Pondok Gede Permai, Jatirasa, Jatiasih, Bekasi, Rabu (5/3/2025). (Foto: X/KemensetnegRI)

Di lokasi yang menjadi salah satu titik banjir terparah itu, Gibran rela becek-becekan menyusuri pemukiman warga yang sempat terendam banjir hingga 2 meter. Selain memastikan bantuan kepada para korban, Gibran juga menyapa dan berdialog dengan sejumlah warga yang ditemuinya.

Lokasi kedua yang dikunjungi Gibran adalah wilayah Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/3/2025). Sebelumnya, Sukabumi dilanda banjir bandang dan tanah longsor yang membuat rumah dan fasilitas umum rusak. Banjir juga menelan korban jiwa karena hanyut terbawa arus sungai yang deras.

Baca juga : Gerindra: Ayo, Terjun Ke Politik

Selain bertemu dan memberikan bantuan langsung ke warga, Gibran juga mengecek Jembatan Cidadap di Kecamatan Simpenan yang amblas akibat terjangan banjir pada Kamis (5/3/2025) malam. Jembatan ini merupakan penghubung utama antara Desa Cidadap dan Desa Loji.

Dari Jembatan Cidadap, Gibran melanjutkan peninjauan ke kawasan terdampak lainnya, yakni Terminal dan Pasar Semi Modern Pelabuhan Ratu. Kondisi terminal dan pasar sudah luluh lantak diterjang air bah. Didampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti, Gibran juga meninjau langsung permukiman warga yang rusak. Termasuk rumah ibadah seperti masjid dan gereja yang mengalami kerusakan parah.

Wamen PU Diana Kusumastuti yang ikut mendampingi Gibran menyampaikan, Wapres menekankan perlunya langkah strategis dalam penanganan pasca-bencana banjir yang kali ini lebih berat dibandingkan kejadian sebelumnya pada November 2024. Salah satu fokus utamanya adalah normalisasi sungai melalui pengerukan dan pengurangan sedimentasi guna memperlancar aliran air.

Baca juga : Netizen Minta Penyunat MinyaKita Dihukum Berat

“Tadi kami sudah diskusi dengan Pak Bupati (Sukabumi) dan juga nanti pemerintah provinsi yang akan melakukan pengerukan terhadap sungai,” kata Diana, di lokasi.

Selain itu, lanjut Diana, Wapres mengimbau agar warga yang terdampak tidak kembali bermukim di daerah sempadan sungai demi menghindari risiko bencana serupa di masa mendatang.

“Kalau bisa sungai diperlebar. Dengan diperlebar maka jalannya air itu akan lebih leluasa, tidak mengganggu dan nantinya juga tidak berdampak kepada penduduk-penduduk yang diam di situ,” tegasnya. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense