BREAKING NEWS
 

PMI Sediakan Ambulans Untuk Evakuasi Medis Pekerja Migran Indonesia

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FAQIH MUBAROK
Sabtu, 22 Maret 2025 18:05 WIB
Palang Merah Indonesia (PMI) berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan layanan ambulans darurat untuk membantu evakuasi medis Pekerja Migran Indonesia. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Palang Merah Indonesia (PMI) berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan layanan ambulans darurat untuk membantu evakuasi medis Pekerja Migran Indonesia yang mengalami kondisi darurat kesehatan.

Contoh konkret upaya PMI melakukan penanganan medis yakni kepada pekerja migran yang mengalami kecelakaan di Seoul, Korea Selatan.

Evakuasi ini berlangsung melalui koordinasi erat antara PMI, Kementerian Perlindungan dan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Kementerian Luar Negeri, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Kesehatan, maskapai Korean Air, dan Rumah Sakit Polri.

Baca juga : Ketua DEN : Deregulasi untuk Efisiensi Ekonomi dan Percepatan Investasi

Sekretaris Jenderal PMI AM Fachir menegaskan pihaknya berkomitmen dalam memberikan dukungan bagi pekerja migran, termasuk melalui penyediaan ambulans untuk evakuasi medis.

Adsense

“Evakuasi dengan ambulans PMI ini merupakan bagian dari kerja sama antara PMI dan Kementerian P2MI dalam memastikan Pekerja Migran Indonesia mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat dan tepat,” kata AM Fachir, dalam keterangannya, Sabtu (22/3/2025).

Sementara, Kepala Sub Divisi Kesehatan Darurat Markas Pusat PMI Leo Pattiasina mengungkapkan, sinergi lintas sektor bertujuan memastikan keselamatan dan kelancaran pemulangan pasien ke Tanah Air.

Baca juga : Pemerintah Siapkan 20 Ribu Hunian Layak bagi Pekerja Migran Indonesia

Misi evakuasi diawali dengan koordinasi intensif antara Pemerintah Indonesia dan otoritas Korsel untuk memastikan pasien dalam kondisi layak terbang.

Setelah izin medis dan administrasi diperoleh, pasien diterbangkan menggunakan pesawat Korean Air KAL627 dengan dukungan layanan khusus untuk menjaga stabilitas kesehatannya selama penerbangan.

“Kami tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa 18 Maret sore untuk melakukan penjemputan. Pasien mendarat sekitar pukul 20.30 WIB dan segera dievakuasi menggunakan satu unit ambulans PMI yang telah disiapkan di samping pesawat. Selanjutnya, pasien dibawa ke RS Polri untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” papar Leo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense