Dark/Light Mode

Pemerintah Siapkan 20 Ribu Hunian Layak bagi Pekerja Migran Indonesia

Kamis, 20 Maret 2025 09:23 WIB
Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding membahas upaya sinergi dalam penyediaan hunian layak bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kantor Kementerian PKP di Jakarta, Rabu (19/3).
Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding membahas upaya sinergi dalam penyediaan hunian layak bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kantor Kementerian PKP di Jakarta, Rabu (19/3).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menyambangi Kantor Kementerian PKP di Jakarta, Rabu (19/3). 

Kedatangan Menteri P2MI disambut oleh Maruarar Sirait, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Kedua menteri merah putih ini membahas penyediaan hunian layak bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai bagian dari perlindungan dan kesejahteraan para  pekerja migran.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Ara memastikan PMI memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau, baik sebelum keberangkatan, selama bekerja di luar negeri, maupun setelah kembali ke tanah air.

Baca juga : Oreo Donasikan 2,5 Persen Keuntungan Penjualan untuk Pendidikan Anak Indonesia

"PMI adalah pahlawan devisa yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Oleh karena itu, mereka berhak mendapatkan fasilitas perumahan yang layak sebagai bentuk apresiasi dan perlindungan dari negara," ujar Bang Ara, sapaan akrabnya.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Ara menegaskan, komitmen pemerintah dalam memastikan PMI memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

"Untuk pekerja migran sebagai pahlawan devisa yang membangun negeri akan dibantu 20 ribu rumah subsidi yang akan disiapkan oleh BP Tapera," ujarnya. 

Baca juga : PGN Siapkan Pasokan Gas Bumi Ke Kawasan Industri Jatengland

Lokasi 20 ribu rumah subsidi direncanakan akan dibangun di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Lampung, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. 

Menteri P2MI menyampaikan, dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan pekerja migran Indonesia tidak hanya mendapatkan perlindungan saat bekerja di luar negeri, tetapi juga jaminan kesejahteraan di dalam negeri melalui akses terhadap hunian yang layak. 

"Pekerja migran adalah orang-orang yang perlu kita bantu. Alhamdulillah Pak Ara bantu," ujarnya. 

Baca juga : Cek Di Sini, 10 Fakta Penting Smelter Emas Milik PT Freeport Indonesia

Dikatakan Menteri P2MI, pihaknya ingin  memastikan PMI tidak hanya mendapat perlindungan saat bekerja di luar negeri, tetapi juga memiliki kehidupan yang lebih baik setelah mereka kembali. 

"Penyediaan perumahan menjadi salah satu aspek penting yang harus kita wujudkan bersama," katanya

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.