BREAKING NEWS
 

Bakal Hadap Dirjen Dan Kepala Badan

Bupati Indramayu Jalani Sanksi Naik Kereta Api Ke Kemendagri

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ERWIN TAMSAL
Senin, 28 April 2025 07:20 WIB
Bupati Indramayu, Jawa Barat (Jabar) Lucky Hakim. (Foto: Instagram/luckyhakimofficial)

 Sebelumnya 
Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Indramayu, Taufik Hadi Sutrisno menambahkan, dengan adanya sanksi dari Kemendagri terhadap Lucky Hakim, maka tidak ada lagi kebingungan bagi masyarakat mengenai bentuk sanksi yang di­jatuhkan. Saat ini, kata dia, semuanya sudah terang benderang.

“Tidak ada lagi masyarakat bertanya-tanya apa dan bagaimana sanksinya,” kata Taufik, Minggu (27/4/2025).

Taufik mengaku bangga atas sikap Lucky Hakim yang secara terbuka mengakui kesalahannya terkait perjalanan ke luar negeri tanpa izin. Terlebih lagi, kata dia, Lucky ke luar negeri tidak menggunakan anggaran daerah.

Baca juga : Ada Ruangan Untuk Koleksi Helm Mahal

“Kami bangga dengan kepemimpinan Lucky Hakim yang ditandai dengan sikap tegas dalam pengelolaan anggaran, termasuk menolak pembelian mobil dinas serta pembangunan rumah dinas yang nilainya men­capai Rp 5 miliar,” ujarnya.

Sebelumnya, Wamendagri Bima Arya mengatakan, Kemendagri menjatuhkan sanksi kepada Bupati Indramayu Lucky Hakim untuk magang atau mengikuti pendalaman tata kelola politik pemerintahan selama 3 bulan di Kemendagri. Sanksi tersebut diberikan karena Lucky Hakim berlibur ke Jepang tanpa mengantongi izin dari Kemendagri

“Dalam waktu 3 bulan paling tidak satu hari dalam seminggu Bupati Indramayu diwajib­kan untuk hadir di lingkungan Kemendagri,” kata Bima, Selasa (22/4/2025).

Baca juga : Layanan Transportasi Harus Sistematis Dan Terintegrasi

Bima mengatakan, sanksi tersebut akan mulai dilaksanakan pekan depan dan Lucky Hakim harus mengikuti kegiatan-keg­iatan yang ada di Kemendagri. Bupati Indramayu, lanjut dia, ju­ga diminta membagi tugas-tugas pokoknya sebagai kepala daerah dengan pendalaman tentang tata kelola politik pemerintahan.

Selain itu, Bima menyarankan Lucky Hakim memakai transportasi umum untuk pulang pergi Jakarta-Indramayu saat menjalani sanksi. Alasannya, kata dia, bisa menghemat biaya dan waktu serta dapat mendukung semangat penghematan anggaran yang se­dang dilakukan Pemerintah.

“Pak Bupati bisa saja tidak bermalam, silakan subuh-subuh be­rangkat dari Indramayu, kembali tengah malam untuk melakukan penghematan dan efisiensi,” saran politikus PAN ini.

Baca juga : Raih Gelar Juara Copa del Rey, Barca Dekati Treble Winner

Bima menegaskan, sanksi magang sehari dalam seminggu un­tuk Lucky Hakim adalah agenda pembinaan agar lebih paham tentang aturan politik pemerintahan. Dia mengatakan, waktu yang dialokasikan Lucky Hakim bukan waktu hilang percuma.

“Tapi berharga sekali untuk bekal beliau menjalankan tugas negara dan menggunakan uang rakyat agar kembali ke rakyat,” pungkas mantan Wali Kota Bogor ini. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense