RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mendapatkan penugasan dari Presiden Prabowo untuk menghadiri pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan, Minggu (18/5/2025).
Informasi ini dibenarkan langsung oleh Budi Arie.
"Betul, saya sudah dihubungi Sekretariat Presiden untuk berangkat ke Vatikan dini hari ini. Rencananya, sampai di Roma besok pagi pukul 07.00 waktu setempat," ujar Budi Arie saat dikonfirmasi media.
Baca juga : Fraksi PKB Dukung Ajakan Prabowo Agar Negara Islam Bela Palestina
Sekadar latar, Kardinal Robert Francis Prevost resmi terpilih menjadi Paus ke-267, menggantikan Paus Fransiskus yang telah wafat, Kamis (8/5/2025).
Paus pertama asal Amerika Serikat (AS) itu memilih nama Paus Leo XIV. Pilihan nama ini merujuk pada Paus Leo XIII, pemimpin Gereja Katolik di akhir abad ke-19 yang dikenal lewat ensiklik Rerum Novarum.
Dokumen ini menandai awal ajaran sosial Gereja, membela hak-hak buruh, dan mengkritik sistem ekonomi ekstrem, baik kapitalisme bebas maupun sosialisme negara.
Baca juga : Komaruddin Hidayat Ditunjuk Jadi Ketua, Ini Susunan Pengurus Dewan Pers
Ketua Studi Agama di Universitas Manhattan, Natalia Imperatori-Lee menilai pemilihan nama ini mencerminkan komitmen kuat terhadap isu keadilan sosial.
"Paus baru ini menyampaikan pesan bahwa keadilan sosial akan menjadi prioritas. Dia melanjutkan semangat pelayanan Paus Fransiskus," ujarnya.
Hal ini ditegaskan oleh Juru Bicara Vatikan, Matteo Bruni. Menurutnya, nama Leo secara langsung merujuk pada warisan sosial Gereja sejak Rerum Novarum. Dengan begitu, Paus baru dipandang hendak melanjutkan fokus pelayanan Paus Fransiskus dalam bidang keadilan sosial.
Baca juga : Wujudkan Asta Cita, Prabowo Revisi Aturan Pengadaan Barang Dan Jasa
Nama Leo juga bisa merujuk pada tokoh lain, seperti Paus Leo I yang dikenal berhasil menghentikan invasi Attila the Hun melalui diplomasi, serta Bruder Leo, sahabat dekat Santo Fransiskus dari Assisi.
Dari sisi ini, Paus Leo XIV menguatkan pesannya untuk merangkul nilai keberanian, spiritualitas, dan perhatian terhadap kaum tertindas dalam kepemimpinannya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.