BREAKING NEWS
 

Garuda Indonesia Kena Semprot DPR, Kasus Hilang HP Di Pesawat Kembali Terulang

Reporter & Editor :
M ADE AL KAUTSAR
Selasa, 10 Juni 2025 14:40 WIB
Anggota Komisi VI DPR, Imas Aan Ubudiyah. Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi VI DPR, Imas Aan Ubudiyah, menyampaikan keprihatinannya atas insiden kehilangan telepon genggam (HP) milik penumpang di dalam pesawat Garuda Indonesia

Ia menilai, kejadian itu mencoreng citra maskapai nasional. Harusnya, kata dia, kasus tersebut jadi sinyal penting untuk mengevaluasi etika dan profesionalitas awak kabin.

“Keamanan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas utama dalam layanan penerbangan. Jika benar ada kelalaian atau bahkan unsur kesengajaan dari kru, tentu saja harus diusut tuntas,” tegas Imas di Jakarta, Selasa (10/6/2025).

Legislator dari PKB itu menegaskan, sebagai maskapai pelat merah, Garuda seharusnya menjadi teladan dalam menjaga pelayanan dan integritas. Ia pun mengungkap pernah mengalami kejadian serupa.

Baca juga : Indonesia CARE Gelar Dapur Kurban Di Kampung Pemulung Tanah Abang

“Saya dulu pernah juga mengalami kehilangan HP, bedanya masih di ruang tunggu Garuda di bandara Bali. Dan setelah cek di CCTV ternyata ketahuan siapa yang mengambil. Ya sama, petugas juga,” katanya. Ia berharap, kejadian seperti itu tak terulang lagi.

Imas mengaku khawatir jika kejadian ini dialami oleh tamu dari luar negeri. Menurutnya, citra Indonesia bisa rusak hanya karena satu insiden yang seharusnya bisa dicegah. “Saya nggak kebayang kalau sampai tamu dari luar negeri yang mengalami,” ujarnya.

Adsense

Lebih dari sekadar kehilangan barang, Imas menekankan ini menyangkut kepercayaan publik. “Sebagai maskapai kebanggaan nasional, Garuda tidak boleh memberi ruang terhadap perilaku tidak etis dari personelnya. Ini bukan hanya soal kehilangan barang, tapi soal kepercayaan publik,” tambahnya.

Ia juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap prosedur penanganan barang pribadi penumpang. Menurutnya, pelatihan ulang tentang etika dan integritas untuk kru kabin perlu segera dilakukan.

Baca juga : Grill Master Indonesia 2025 Siap Hadirkan Pertarungan Kuliner BBQ

“Jadikan kasus ini momentum perbaikan menyeluruh, bukan hanya penyelesaian kasus individual. Harus ada jaminan bahwa kejadian serupa tidak terulang lagi di masa depan,” tegas Imas.

Peristiwa ini terjadi dalam penerbangan Garuda Indonesia GA716 rute Jakarta-Melbourne, Jumat, 6 Juni 2025. Penumpang bernama Michael Tjendara melaporkan kehilangan iPhone-nya setelah mendarat di Bandara Melbourne.

“Setelah mendarat di Melbourne pukul 10.55 pagi, iPhone saya hilang dari kantong kursi. Saya langsung lapor ke kru, tapi semua penumpang sudah dibebaskan keluar,” tulis Michael melalui akun Instagramnya, @michaeltjendara.

Michael tidak langsung pulang. Ia mengecek lokasi terakhir iPhone-nya dan menemukan sinyal terakhir berada di 9 Riverside Quay, Southbank—lokasi Hotel Mercure Melbourne Southbank.

Baca juga : Jelang Wukuf, Ini Pesan Musytasyar Diny untuk Jemaah Haji Perempuan

Setibanya di hotel, Michael dibuat kaget. Pihak hotel menyebut, hanya kru Garuda GA716 yang check-in di sana. Tidak ada penumpang lain.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense