Sebelumnya
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie juga menyambut baik kebijakan tersebut. Menurutnya, okupansi hotel akan meningkat akibat kebijakan tersebut dan itu akan mempengaruhi pendapatan Kota Tangsel dari sektor pajak.
“Kebijakan ini sangat menggembirakan dan bermanfaat untuk menghidupkan kembali tingkat okupansi hotel dan resto di Tangsel,” kata Benyamin.
Dia memastikan, diperbolehkannya melakukan rapat di hotel dan restoran, tak akan membuat semua rapat dilakukan di tempat-tempat tersebut. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel akan tetap melakukan skala prioritas dan menjalankan kebijakan efisiensi anggaran.
Baca juga : PSI Jateng Senang Kalau Jokowi Mau Jadi Ketum
“Tentunya belum semuanya, ya. Kami susun dulu. Nanti teknisnya seperti apa, semuanya akan sesuai dengan aturan yang ada,” jelasnya.
Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian memberikan lampu hijau kepada seluruh Pemda kembali menggelar ragam kegiatan hingga rapat di hotel dan restoran.
Tito menekankan, Pemerintah harus memikirkan hotel dan restoran yang hidup dari agenda MICE.
Baca juga : Tom Lembong Impor Gula Tidak Sesuai Rakortas
“Kurangi boleh, tapi jangan sama sekali tidak ada, tetap laksanakan kegiatan di hotel dan restoran. Target betul hotel dan restoran yang kira-kira agak kolaps, buat kegiatan di sana agar mereka bisa hidup,” kata Tito, Rabu (10/6/2025).
Dibolehkannya Pemda kembali melakukan rapat di hotel dan restoran disambut riuh netizen.
“Betul lebih baik dibolehkan rapat lagi. Tapi, jangan hotel besar bintang 4 ke atas. Maksimum rapat bintang 3 atau di kantor Pemda,” cuit akun @wisnudjati.
Baca juga : OJK Lagi Susun Roadmap Kawal Ekosistem Bullion
“Hotel di kota-kota besar, pemasukannya dari Pemerintah. Mereka bikin raker dan seminar. Pegawai dari daerah-daerah dateng sekaligus nginep,” tulis akun @darganpoll.
“Boleh kok rapat. Seluruh industri hotel dan restoran kan punya hubungan juga dengan tenaga kerja dan rantai pasok di daerah. Kalau hotel dan restoran bangkrut, penganguran bertambah. Suplayer makanan dan sayuran juga jadi kehilangan penghasilan,” tutur akun @tatapmatasayaa.
“Saya sih ragu okupansi hotel dan restoran akan naik. Soalnya, anggaran Pemda sudah sangat terbatas untuk bisa melakukan rapat di hotel,” timpal akun @lpkkaltim. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.