RM.id Rakyat Merdeka - Malam semakin larut, tapi edukasi hukum jalan terus. Itulah yang dilakukan Rahmat Budiman, Asisten Jaksa Pembinaan di Kejaksaan Tinggi Yogyakarta dalam acara Sound of Justice.
Di depan ratusan peserta yang memadati acara hiburan sound of Justice yang dimeriahkan oleh Wawes dan Porak Poranda, Budiman menjelaskan bahwa menjaga hukum pada relnya merupakan tugas bersama.
Baca juga : Patrick Kluivert Buka Peluang Panggil Pemain Anyar
"Pengawalan hukum menjadi tanggung jawab semua lapisan masyarakat,” tegasnya.
Budiman juga menambahkan bahwa di era digital seperti sekarang, proses pengawalan hukum menjadi lebih mudah dengan adanya media digital.
Baca juga : Kejagung Jadi Lembaga Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
"Dengan adanya media sosial masyarakat bisa turut memantau persoalan hukum dengan mempostingnya di media sosial," terang Budiman.
Selain acara Talkshow dan panggung hiburan, acara yang diselenggarakan di pelataran parkir Fakultas Hukum, UGM, Selasa (19/6/2025), acara Sound of Justice yang diselenggarakan oleh Jaksapedia juga menghadirkan museum koruptor Indonesia. Museum ini menampilkan 7 koruptor kakap di Indonesia serta diorama perjalanan restorative justice.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.