BREAKING NEWS
 

Konferensi Forum On Foreign-Related Legal Services

Ketum DePA-RI Teken MoU Dengan Beijing Lawyers Association

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Minggu, 29 Juni 2025 08:23 WIB
Ketum Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePA-RI) Luthfi Yazid saat konferensi yang diselenggarakan oleh Beijing Lawyers Association (BLA), Sabtu (28/6/2025). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePA-RI) merupakan satu-satunya Organisasi Advokat (OA) dari Indonesia yang menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan Beijing Lawyers Association (BLA) beserta enam organisasi advokat lainnya seperti Organisasi Advokat Laos, Thailand, Mongolia, Zimbabwe, dan Nigeria.

MoU juga ditandatangani bersama beberapa Organisasi Arbitrase di kawasan Asia. Perhelatan tersebut ditindaklanjuti dengan simposium yang mengangkat berbagai tema hukum aktual terkait hukum investasi, mekanisme penyelesaian sengketa (Dispute Resolution), digital economy, artificial intellegent dan sebagainya.

Acara diselenggarakan oleh Beijing Lawyers Association (BLA), Sabtu (28/6/2025). Berbagai advokat hadir dalam acara ini misalnya dari Eropa, Afrika, Amerika Latin, Asia Pasifik, dan berbagai kantor hukum dari daratan Cina.

Baca juga : Perkuat Perlindungan Atlet, KONI DKI Teken MoU Dengan BPJS Ketenagakerjaan

Di seluruh China ada sekitar 800 ribu advokat, dan di Beijing sendiri terdapat sekitar 60 ribu advokat.

Presiden BLA Liu Yanling, yang beberapa bulan lalu memimpin delegasi BLA mengadakan kunjungan ke DePA-RI di Jakarta, membuka acara yang sangat meriah dan penuh persahabatan di Hotel Yuyang, Beijing. Kata sambutan juga disampaikan oleh perwakilan pemerintah kota Beijing (Beijing Municipal).

Adsense

Sejumlah pimpinan organisasi advokat dari berbagai yurisdiksi menyampaikan pidatonya diantaranya Tong Lihua (Vice President of Beijing Lawyers Association), Lisa Sam (President Law Society of Singapore), Danzannorov Lkhagva (President Associaton of Mongolian Advocates), Tewodros Getachew Tulu (Vice President Pan African Lawyers Union), Lison Ncube (President Law Society of Zimbabwe), Datuk Almalena Sharmilla Johan (CEO of Asian International Arbitration Centre, Saritorn Laungwattanawich (Vice President of Thailand Bar Associaton), Viengsavanh Phanthaly (Chairman Lao Bar Association), Sabastian Anyia (Vice President of Nigerian Bar Association).

Baca juga : DePA-RI Bangun Kerja Sama Dengan Beijing Lawyers Association

Sementara itu, Ketua Umum DePA-RI, TM Luthfi Yazid dalam pidatonya menyampaikan pentingnya kerja sama internasional antar organisasi advokat, termasuk kerjasama antara DePA-RI dan BLA. DePA-RI mengirimkan 16 utusan dalam forum yang bertemakan: “Rule of Law Safeguarding The Silk Road Joint Efforts For A Sharef Future: Forum Related Legal Services Under Belt and Road Cooperation”.

Dalam perkembangan geopolitik serta ketidakpastian ekonomi global, harmonisasi, saling menghargai dan saling bekerjasama antar negara menjadi penting. Hubungan Indonesia dan Tiongkok yang sudah terbina sejak lama harus dipelihara dengan prinsip saling menguntungkan dan berkeadilan.

Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dengan tetap mempertimbangkan aspek sosial.

Baca juga : Bolehkan Rapat Di Luar Senayan, MK Senangkan Anggota DPR

Luthfi Yazid menyampaikan bahwa advokat dan praktisi hukum harus menempatkan hukum bukan sebagai law in text, namun lebih dari itu sebagai alat untuk mewujudkan keadilan dan tegaknya prinsip negara hukum (The Rule of Law) sebagai mandat konstitusional.

Indonesia, tambah Luthfi Yazid, sangat terbuka bagi investasi asing. "Dengan catatan bahwa investasi yang masuk ke Indonesia haruslah juga dapat mensejahterakan rakyat Indonesia," tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense