RM.id Rakyat Merdeka - Tim SAR gabungan kembali menemukan tiga mayat diduga korban kapal tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.
Kapal yang mengangkut 65 orang tersebut tenggelam pada Rabu (2/7/2025) dalam rute Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) menuju Pelabuhan Gilimanuk (Bali).
Deputi Operasi Basarnas, Ribut Eko Suyatno, menyatakan mayat pertama ditemukan di Pantai Perpat Sembulungan, Muncar, Banyuwangi, pada Rabu (9/7) malam.
Baca juga : Kejati Bengkulu Periksa Mantan Kepala Daerah
"Korban laki-laki, mengenakan kaos hitam dan celana jeans biru, ditemukan 26 mil dari lokasi tenggelam," ujarnya dalam konferensi pers di Pelabuhan Ketapang, Kamis (10/7).
Mayat kedua ditemukan di Pantai Plengkung, Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Kamis (10/7) pagi.
"Korban perempuan dengan celana pendek jeans biru, terdampar 34 mil dari lokasi kejadian," jelas Eko. Sementara mayat ketiga, laki-laki berbaju kotak-kotak merah-hitam, ditemukan di Pantai Pebuahan, Jembrana, Bali, sekitar 18 mil dari titik tenggelamnya kapal.
Baca juga : Kunjungi Lokasi KMP Tunu Pratama Jaya, Jasa Raharja Perkuat Komitmen Pelayanan
Ketiga jenazah dibawa ke RSUD Blambangan untuk identifikasi oleh tim DVI. Hingga Kamis (10/7), total korban meninggal mencapai 15 orang (4 telah teridentifikasi), 30 selamat, dan 20 masih hilang.
Upaya pencarian diperpanjang setelah permohonan dari Ditjen Perhubungan Laut, KSOP Tanjung Wangi, dan Pemkab Jembrana.
"Kami prioritaskan evakuasi dan pemetaan bawah air dengan tetap mengutamakan keselamatan tim," tegas Eko Suyatno, Deputi Operasi Basarnas.
Baca juga : Jasa Raharja Jamin Santunan Seluruh Korban Kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya
Dua jenazah sebelumnya telah teridentifikasi sebagai Muh. Aris Setiawan (23) dari Blitar dan Rido Anggoro (29) dari Banyuwangi. Pencarian udara, laut, dan darat di sisi Banyuwangi-Bali masih terus dilakukan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.