Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tiga Pos Tanggap Darurat Disiapkan Tangani Musibah KMP Tunu Pratama Jaya
Kamis, 3 Juli 2025 20:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tim gabungan dari berbagai institusi membuka tiga Pos Tanggap Darurat di Kabupaten Jembrana, Bali. Langkah ini diambil menyusul tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, Rabu (2/7) malam WIB. Posko darurat ini berada di Pelabuhan Gilimanuk, RSU Negara, dan Mapolres Jembrana.
Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati melalui Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Seksi Humas Polres Jembrana Ipda I Putu Budiarnaya menyebut keberadaan posko untuk memudahkan koordinasi lintas instansi.
“Tiga pos itu untuk mempermudah koordinasi, penanganan, maupun pelayanan terhadap korban, termasuk memberikan informasi kepada masyarakat yang datang mencari anggota keluarganya yang menjadi penumpang KMP Tunu Pratama Jaya,” ujarnya dilansir ANTARA, Kamis (3/7).
Baca juga : Menhub Minta Percepatan Pencarian Korban Tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya
Ia menyampaikan duka mendalam atas musibah ini. Kadek juga memastikan jajaran kepolisian akan memberikan pelayanan terbaik. Proses pencarian, identifikasi, hingga pendampingan terhadap keluarga korban dilakukan semaksimal mungkin.
Ia mengimbau masyarakat tidak gampang percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. Apalagi jika itu menyangkut korban.
“Kami juga minta kepada siapapun tidak menyebarluaskan konten-konten di media sosial yang tidak pantas atau belum terkonfirmasi kebenarannya. Mari kita fokus pada upaya pencarian dan penyelamatan. Saat ini yang paling penting adalah solidaritas dan doa kita bersama,” katanya.
Baca juga : Legenda Dangdut Hamdan ATT Meninggal Dunia, Disemayamkan Di Kramat Jati
Di sisi lain, dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Jembrana. Rumah Sakit Umum Negara disiapkan penuh. Fasilitas medis di IGD, ruang rawat inap, dan ruang jenazah telah dikerahkan.
“Seluruh petugas medis di IGD, ruang rawat inap, dan ruang jenazah, kami kerahkan. Di RSU Negara juga didirikan Pos Tanggap Darurat,” jelas Kepala Bidang Pelayanan Medis RSU Negara dr I Gusti Ngurah Putu Adnyana.
Sekda Jembrana I Made Budiasa menyebut Bupati I Made Kembang Hartawan telah memerintahkan jajarannya untuk memberi dukungan maksimal. Fokus utama saat ini adalah penanganan para korban.
Baca juga : Tiap Tahun Baru, Hasto Doakan Mega dan Jokowi dari Atas Gunung
Sementara itu, jumlah korban meninggal yang berhasil ditemukan hingga Kamis mencapai enam orang. Informasi ini disampaikan Direktur RSU Negara, Ni Putu Eka Indrawati.
“Terakhir ada jenazah anak-anak yang ditemukan. Saat ini kami sedang menunggu perjalanan korban tersebut dari Puskesmas Pengambengan,” ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya