BREAKING NEWS
 

RI & Uni Eropa Perkuat Sinergi Untuk Pembangunan Berkelanjutan

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Senin, 14 Juli 2025 08:56 WIB
Presiden Prabowo Subianto, memberikan keterangan usai pertemuan bilateral dengan Presiden Dewan Eropa, António Costa di Gedung Europa, Brussel, Belgia. Minggu (13/7/2025) Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pentingnya peran Uni Eropa dalam menjaga perdamaian dan stabilitas dunia. 

Hal itu dikatakan Prabowo dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Dewan Eropa António Costa di Gedung Europa, Brussel, Belgia pada Minggu (13/7/2025)

Presiden Ke 8 ini juga menyerukan penguatan kerja sama multilateral dan hubungan antarbangsa yang lebih erat, khususnya di bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

Baca juga : MRT Jakarta Kaji Penggunaan KPBU Untuk Perpanjang Rute Ke Tangsel

“Kami ingin melihat meningkatnya partisipasi Eropa dalam perekonomian Indonesia. Kami juga siap untuk masuk ke dalam pasar ekonomi Uni Eropa. Hubungan ini bersifat simbiotik, Eropa memiliki ilmu pengetahuan, teknologi, pendanaan, pengalaman bertahun-tahun dalam manajemen dan ekonomI. Sementara kami memiliki sumber daya strategis, mineral penting, serta komoditas pertanian yang akan saling menguntungkan dalam kerangka kerja sama strategis ini,” tegas Prabowo dalam keterangannya yang dikutip dari laman presidenri.go.id Minggu (13/7/2025).

Adsense

Prabowo juga menyampaikan data penting tentang interaksi sosial–kultural Indonesia dan Eropa, termasuk tingginya jumlah wisatawan dan pelajar Indonesia di Eropa. 

Setiap tahunnya, delapan juta warga Indonesia mengunjungi Eropa, dan lebih dari 3.000 mahasiswa Indonesia menempuh studi di berbagai universitas di Eropa, dengan beasiswa dari pemerintah.

Baca juga : PU Perkuat Infrastruktur Air Untuk Ketahanan Pangan Di Kalimantan Barat

“Ke depan, kami ingin lebih banyak lagi pelajar Indonesia menimba ilmu di Eropa,” tambah Presiden.

Dalam pernyataannya, Prabowo menyampaikan keterbukaan Indonesia terhadap kehadiran institusi internasional, baik di sektor pendidikan maupun kesehatan, sebagai bagian dari komitmen Indonesia terhadap keterlibatan global yang konstruktif.

“Dalam dua tahun terakhir, Indonesia telah membuka banyak sektor untuk partisipasi asing, termasuk sektor kesehatan. Rumah sakit asing dan institusi medis internasional kini diperkenankan membuka cabang atau afiliasi di Indonesia,” imbuhnya

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense