RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia kembali menorehkan prestasi di sektor ekspor produk peternakan. MFD secara resmi mengekspor 40 ton produk olahan unggas ke tiga negara tujuan yaitu Uni Emirat Arab (UEA), Singapura, dan Jepang.
Kegiatan ekspor ini menjadi semakin istimewa karena menandai ekspor perdana produk unggas Indonesia ke pasar UEA. Nilai ekspor yang berhasil dibukukan mencapai Rp 2,4 miliar.
Baca juga : Titiek Soeharto Bangga Komoditi Cokelat Indonesia Tembus Pasar Dunia
Hal ini tidak hanya menunjukkan tingginya kualitas produk unggas dalam negeri, tetapi juga semakin mengukuhkan kepercayaan negara mitra terhadap sistem jaminan keamanan pangan dan kesehatan hewan Indonesia.
"Karantina berperan penting dalam memastikan bahwa seluruh komoditas yang dikirim aman, bebas dari penyakit hewan menular, dan tidak mengalami kontaminasi," kata Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Jakarta Amir Hasanuddin dalam keterangannya, Selasa (29/7/2025).
Baca juga : Taklukan Unggulan Ketiga, Jafar/Felisha Tembus Semifinal China Open
Pemeriksaan dilakukan secara cermat di gudang milik eksportir yang telah ditetapkan sebagai Tempat Lain di Luar Instalasi Karantina (TLIK), sesuai dengan Peraturan Badan Karantina Indonesia Nomor 15 Tahun 2024.
Pelayanan karantina juga semakin cepat dan efisien berkat pemanfaatan sistem digitalisasi yang terintegrasi. Inovasi ini memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam proses perkarantinaan, sekaligus mempercepat arus barang ekspor tanpa mengurangi ketelitian dalam pemeriksaan.
Baca juga : Kapolri Terbang Ke Riau Tinjau Karhutla
Dalam acara pelepasan ekspor ini turut hadir Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kepala Karantina DKI Jakarta, Direktur PT. YAS Island dari Uni Emirat Arab sebagai mitra dagang, serta Direktur PT. Mallindo Food Delight Ekspor perdana ke UEA ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi peningkatan volume dan diversifikasi produk unggas Indonesia di pasar Timur Tengah dan global.
Kolaborasi erat antar lembaga dan dunia usaha menjadi kunci keberhasilan dalam mendorong ekspor nasional yang berdaya saing tinggi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.