Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertolak ke Riau untuk meninjau kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jenderal Sigit akan melakukan patroli udara di titik hotspot karhutla Riau.
Kapolri akan memulai pengecekan karhutla di Riau dari Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Kamis (24/7/2025) sekitar pukul 12.40 WIB. Dalam kunjungan ke Riau ini, Jenderal Sigit didampingi Kabaintelkam Komjen Syahardiantono, Kabaharkam Komjen M Fadhil Imran, Kabareskrim Komjen Wahyu Widada, Dankorbrimob Komjen Imam Widodo, hingga Astamaops Komjen Akhmad Wiyagus.
Kedatangan Kapolri dan rombongan akan disambut Gubernur Riau Abdul Wahid beserta Forkopimda Provinsi Riau, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Danrem 031/WB Brigje TNI Sugiyono, Kalaksa BPBD Provinsi Riau Edy Afrizal, dan Wakapolda Riau Brigjen Arianto Jossy Kusumo.
Dalam patroli udara ini, rombongan Kapolri lepas landas dari Lanud Roesmin Nurjadin menuju Rokan Hulu titik api 1, lalu Rokan Hulu titik api 2, terakhir ke Rokan Hulu titik api 3, kemudian kembali ke Lanud Roesmin Nurjadin.
Baca juga : Kapolri Beri Pembekalan Ke 2.000 Capaja: Sinergitas Modal Hadapi Tantangan
Kapolri juga akan mendengarkan paparan tentang penanganan karhutla di Riau dari Kalaksa BPBD Provinsi Riau Edy Afrizal dan Dirreskrimum Polda Riau.
Seperti diketahui, karhutla di Riau menjadi perhatian serius. Pemerintah mewanti-wanti soal kabut asap yang mulai mengancam ke negara tetangga.
Upaya pemadaman karhutla di Riau masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari Polda Riau, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemda, dan sejumlah stakeholders lainnya. Kemarin, tiga unit helikopter diterjunkan untuk melakukan water bombing.
Pemerintah sendiri telah melakukan sejumlah upaya untuk menangani karhutla di beberapa kota dan kabupaten di Provinsi Riau ini. Salah satunya adalah dengan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan selama beberapa hari yang lalu. OMC dinilai cukup efektif dalam memadamkan api.
Baca juga : Safrizal ZA: REDKAR Garda Terdepan Kesiapsiagaan Kebakaran
"OMC ketika untuk memadamkan karhutla, sangat efektif karena area kebakaran yang luas dengan mendatangkan hujan akan cepat padam. Apalagi lahan gambut harus dibasahi terus." ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, di Pekanbaru, Riau, Selasa (22/7).
Selain itu, akan dilakukan penambahan personel darat yang dilengkapi dengan alat pemadamannya di empat wilayah yang diprioritaskan.
"Menambah Satgas darat dengan perbantuan dari Polres dan Kodim masing-masing 100 personel. Pada wilayah Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu dan Kota Dumai," imbuh Suharyanto.
Di samping upaya pemadaman, Polda Riau juga secara konsisten melakukan penindakan terhadap para pelaku karhutla sebagai upaya untuk menyelamatkan ekosistem.
Baca juga : Kapolri Resmikan Lapangan Tembak Presisi Dan Buka Kapolri Cup 2025
Selama Juli 2025, Polda Riau telah menangkap 29 orang tersangka kasus karhutla dengan luas yang terbakar mencapai 213 hektare lahan. Sementara itu, sepanjang Januari-Juli 2025, Polda Riau telah menangkap 44 orang tersangka karhutla.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya