Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
China Open 2025: Dua Ganda Campuran Indonesia Tembus 16 Besar
Rabu, 23 Juli 2025 14:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dua ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Marwah dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu lolos ke babak 16 besar China Open 2025.
Keduanya bertanding di babak pertama atau 32 besar China Open 2025 di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China pada Rabu, 23 Juli 2025.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah mengalahkan wail tuan rumah, Cheng Xing/Zhang Chi dengan tiga gim, 21-18, 17-21, 21-19.
Baca juga : Gregoria Melaju, Putri KW Tersingkir
"Di pertandingan ini, poinnya dari awal sampai akhir memang kejar-kejaran tapi gim pertama kami bisa menang strategi. Posisi mereka menang angin jadi kaget pengembaliannya banyak out sementara kami lebih leluasa untuk melakukan serangan," jelas Amri Syahnawi kepada humas PBSI, Rabu (23/7/2025).
"Di gim kedua kami sempat memegang kendali tapi mereka mengubah tempo dengan mempercepat permainan. Ini yang tidak bisa kami antisipasi dan akhirnya terjadi rubber game."
"Setelah mereka terkejar lalu kami membalikkan keadaan, terlihat Cheng Xing agak tegang dan emosional, ini membuat kami lebih yakin dan percaya diri," pungkas Amri.
Baca juga : PP 27/2025: Fondasi Baru Perlindungan Mangrove Indonesia untuk Masa Depan
Sementara pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mengalahkan wakil Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (6/Malaysia) dengan 18-21, 24-22, 21-15.
"Bersyukur banget masih bisa menang hari ini, tadi sudah di ujung sekali kami tertinggal 17-20 di gim kedua setelah kalah di gim pertama tapi Tuhan masih kasih rezeki," jelas Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
"Dari permainan secara keseluruhan awalnya tidak sesuai dengan apa yang mau dijalankan tapi ketika benar-benar sedang tertekan, saya mengingat di pertemuan pertama servis saya menghasilkan banyak poin jadi saat tadi dapat satu poin lalu berbalik servis di saya, saya berpikir fokus dari servis. Memaksa servisnya optimal."
Baca juga : China Open 2025: Alwi, Dan Putri KW Langsung Terhenti
"Sejak saat itu pikiran saya tetap fokus bagaimana caranya untuk dapat poin cepat dari servis jadi berusaha main taktis," pungkas Felisha.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya