Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Ibas: Kemajuan Bangsa Butuh Keberanian Generasi Muda Menulis Masa Depan
Kamis, 17 Juli 2025 08:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai fondasi moral dan strategi nasional dalam menghadapi era digital dan tantangan global yang semakin kompleks.
Ia mengaitkan krisis geopolitik, ketimpangan ekonomi, hingga disrupsi teknologi dengan kebutuhan mendesak untuk memperkuat karakter bangsa, etika digital, dan inovasi berbasis nilai luhur.
"Hari ini saya berdiri bukan sekadar menyapa dan berbagi pandangan, tapi untuk mengundang teman-teman semua untuk membuka mata, membuka hati dan menyusun arah. Karena bangsa ini tak dibangun oleh ingatan akan masa lalu, tapi oleh keberanian generasi muda untuk menuliskan masa depan," ujar Ibas ketika menjadi Guest Lecture di Politeknik Negeri Bandung (Polban), Jawa Barat, Selasa (15/7/2025).
Baca juga : Menteri Kuba Letakkan Jabatan Usai Bantah Keberadaan Warga Miskin
Ibas mengajak ratusan mahasiswa yang memadati Auditorium Polban untuk merefleksikan kembali arah pembangunan bangsa dalam lanskap digital yang semakin kompleks. Dia juga menekankan, dalam dunia yang berubah sangat cepat, nilai-nilai dasar bangsa tetap harus menjadi kompas utama.
"Dunia berubah cepat, tapi nilai dasar bangsa kita tetap harus menjadi kompas: menjaga kedaulatan, menjunjung etika, dan memperkuat jati diri bangsa," tegasnya.
Ibas juga menyoroti kondisi global yang tidak menentu.
Baca juga : Kopdes Merah Putih Resmi Meluncur 21 Juli Di Klaten
“Dunia sedang retak halus. Ada ketegangan keamanan dunia, ketidakpastian perdagangan dunia, dan ketimpangan ekonomi antar negara. Di mana akses informasi dan teknologi kian melebarkan kesenjangan rantai pasok dan pembangunan," jelasnya.
Namun, Ibas, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini tetap optimis. Menurutnya, di balik tantangan besar, tersimpan peluang yang bisa diambil Indonesia. Dia juga menekankan pentingnya solusi berbasis nilai-nilai kebangsaan.
"Selanjutnya, kita menjadi solusi berlandaskan pilar-pilar kebangsaan serta menekankan kedaulatan bangsa dalam keadilan sosial dan gotong royong," sambung Ibas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya