BREAKING NEWS
 

Lanjutkan Misi Kemanusiaan, BSMI Kembali Kirim Dokter Spesialis Ke Gaza

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : SRI NURGANINGSIH
Senin, 4 Agustus 2025 16:50 WIB
Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) kembali memberangkatkan Emergency Medical Team (EMT) ke Gaza. (Foto: Dok. BSMi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) kembali memberangkatkan Emergency Medical Team (EMT) ke Gaza. Tim EMT 4 BSMI ini dijadwalkan berangkat pada Selasa (5/8/2025) dan kembali pada 23 Agustus 2025.

Tim dokter spesialis ini akan melanjutkan estafet misi kemanusiaan dari EMT 3 yang telah menyelesaikan tugasnya pada 27 Juli 2025.

Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional BSMI Muhamad Djazuli Ambari menyampaikan, keberangkatan EMT 4 ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan BSMI dalam membantu pemulihan kondisi medis masyarakat Gaza yang masih mengalami krisis akibat blokade dan agresi berkepanjangan.

Dengan Tim EMT 4 ini, total BSMI sudah mengirim 16 dokter spesialis ke Gaza. Djazuli mengatakan, EMT 4 akan bertugas dengan fokus utama melanjutkan program wound healing (penyembuhan luka) dan malnutrisi bagi korban luka berat di Gaza.

Baca juga : Pagi Ke Pasar Kebon Roek, Siang Wisata Ke Desa Sade

"Kami mengirimkan tim secara berkesinambungan sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan rakyat Indonesia kepada warga Gaza. Saat ini, program penyembuhan luka dan malnutrisi menjadi kebutuhan mendesak di sana, dan EMT 4 siap meneruskannya," kata Djazuli saat Pelepasan Tim EMT 4 BSMI untuk Gaza di Jakarta, Senin (4/8/2025).

Djazuli menyebut, Tim EMT 4 BSMI terdiri dari tenaga medis profesional yang berpengalaman dan memiliki spesialisasi sesuai kebutuhan kondisi lapangan.

Adsense

Tim terdiri dari: dr. Muhammad Iqbal El Mubarak, Sp.B yang merupakan Dokter Spesialis Bedah; dr. Annisa Anjani Ramadan, Sp.DV, Dokter Spesialis Dermatologi Venereologi dan dr. Bambang Surif Djamaluddin, Sp.A - Dokter Spesialis Anak.

Ketua EMT BSMI Prof. Dr. dr. Basuki Supartono mengatakan, dari laporan EMT 3, kondisi di Gaza saat ini semakin sulit.

Baca juga : Penerbangan di Bandara Bali Kembali Normal Usai Erupsi Dua Gunung

Izin masuk ke Gaza juga sulit. Hanya dokter spesialis yang diperbolehkan masuk. Karena itu, Basuki meminta doa agar Tim EMT 4 BSMI dapat menjalankan misi kemanusiaan dengan lancar dan pulang dengan selamat.

Ketua EMT 4 BSMI, dr. Muhammad Iqbal El Mubarak menyatakan, seluruh anggota tim telah menjalani pelatihan intensif dan siap bertugas di medan bencana kemanusiaan.

"Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar misi kemanusiaan ini dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi saudara-saudara kita di Gaza," ungkap  Iqbal.

Sebelumnya, EMT 3 BSMI yang bertugas dari 8 Juli hingga 27 Juli 2025, telah memberikan layanan medis lanjutan di bidang spesialis, serta melakukan pelatihan lokal untuk tenaga kesehatan di Gaza.

Baca juga : Pejuang Itu Telah Kembali: Obituari Suryadharma Ali

Anggota EMT 3 terdiri dari: dr. Jamaluddin, Sp.M(K) Spesialis Mata; Dr. dr. Ristiawan Muji Laksono, Sp.An-TI, Subsp.M.N. (K), FIPP Spesialis Anestesi; Dr. dr. Mohammad Kuntadi Syamsul Hidayat, M.Kes., MMR., Sp.OT Spesialis Ortopedi; dr. Leny Suardi, Sp.OG Spesialis Obstetri dan Ginekologi; dr. Yenny Rachmawati, Sp.DVE Spesialis Dermatologi Venereologi dan dr. Desro Rivani Ahli Perawatan Luka.

Sementara jumlah pasien yang ditangani oleh EMT 3 BSMI adalah IGD 49 pasien, ICU 8 pasien, perawatan luka 63 pasien, Poli 208 pasien, Rawat Inap 100 pasien, Operasi 116 pasien, pasien anak 84, pasien perempuan 222, pasien lansia 51 dan pasien amputasi 51. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense