Ada momen yang lebih kuat daripada kata-kata. Kadang lebih bermakna kuat daripada pidato panjang. Itulah momen ketika Presiden Prabowo Subianto, di upacara peringatan HUT RI ke-80 di Istana Negara, menundukkan kepala dan mencium Sang Saka Merah Putih.
Sederhana. Hanya beberapa detik. Tapi penuh simbol.
Prabowo bukan presiden pertama yang mencium bendera. Tapi momentum itu terasa berbeda. Pertama, karena ia melakukannya di usia republik yang ke-80. Angka bulat yang sarat refleksi, perjalanan panjang sebuah bangsa yang dulu lahir dari darah, air mata, dan sumpah setia para pendiri. Kedua, karena ia melakukannya di awal masa pemerintahannya. Seolah ingin berkata: “Saya datang bukan untuk berkuasa, tapi untuk mengabdi.”
Gestur itu membalikkan posisi. Dari presiden sebagai pemimpin, menjadi presiden sebagai anak bangsa. Dari sosok yang disegani, menjadi sosok yang tunduk pada simbol negara. Ia menaruh dirinya di bawah Sang Saka.
Ada yang bilang itu hanya seremonial. Ada yang menuduh simbolik saja. Tapi justru di era penuh sinisme, gestur seperti itu penting. Ia memberi ruang untuk percaya bahwa di balik hiruk pikuk politik, masih ada rasa tulus terhadap negeri.
Baca juga : Prabowo Cium Bendera Merah Putih Sebelum Diserahkan Ke Paskibraka
Bendera itu bukan kain. Ia adalah saksi. Dulu ia dijahit oleh tangan-tangan yang percaya pada kemerdekaan, meski meriam dan peluru masih meledak di sekitarnya. Kini ia tetap berdiri, di tengah tantangan baru: korupsi, kesenjangan, hingga krisis global.
Ketika Prabowo mencium merah putih, sebetulnya ia sedang berbisik kepada kita semua, bahwa kemerdekaan belum selesai. Bahwa tugas generasi ini bukan merayakan dengan pesta, tapi melanjutkan dengan kerja.
Mungkin, itu cara Prabowo menyampaikan pidato tanpa kata.
Dan kita, para penontonnya, bisa memilih: mau melihatnya sebagai drama seremonial, atau sebagai inspirasi untuk ikut menundukkan ego masing-masing di hadapan merah putih.
Karena pada akhirnya, merah putih itu bukan sekadar bendera. Ia adalah cermin. Dan setiap kali kita menunduk kepadanya, kita sedang menundukkan diri pada Indonesia.
Baca juga : 13 Fakta Menarik Bendera Kebangsaan RI Merah Putih
Merdeka !!!
Baca juga : Momen Kemerdekaan, Pertamina Bawa UMKM Mendunia Lewat SMEXPO Merah Putih
Powered by Froala Editor
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.