RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengungkap kedekatannya dengan mendiang Prof. Dr. Mahar Mardjono, tokoh besar neurologi Indonesia, yang namanya diabadikan menjadi Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) di Jakarta. Prabowo mengaku salut dengan Mahar Mardjono, yang bersikap kritis terhadap pemerintah, meski ketika itu menjabat dokter kepresidenan.
Kisah pertama yang diungkap Prabowo adalah pengalamannya menjadi pasien Mahar Mardjono.
"Saya punya suatu kebanggaan khusus, karena kebetulan saya sempat kenal dengan Prof. Dr. Mahar Mardjono. Saya sempat jadi pasien sebentar lah. Namanya tentara, pernah kecelakaan beberapa kali. Jadi sempat otak saya pun diperiksa oleh beliau, diketok-ketok di sini dan di sana," tutur Prabowo dalam acara peresmian Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional RS PON Mahar Mardjono, Jakarta, Selasa (26/8/2025).
Baca juga : Mardiono Hadir Di Mukerwil Jakarta, Matangkan Persiapan Menuju Pemilu 2029
Prabowo membeberkan, semasa mudanya, Mahar Mardjono adalah pejuang. Ikut angkat senjata.
Di Angkatan 45, kata Prabowo, banyak sekali dokter yang memimpin, dokter medis banyak yang jadi jenderal. Ada Jenderal Ibnu Sutowo, Jenderal Erie Soedewo yang kemudian menjadi Rektor Universitas Airlangga Surabaya, juga Jenderal Syarif Thayeb: Rektor Universitas Indonesia (UI) yang kemudian menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Prabowo mengisahkan, semasa menjabat Rektor UI, Mahar Mardjono sangat terkenal. Tentara yang mau masuk kampus untuk menangkap mahasiswa UI karena demo melawan pemerintah, nggak berani masuk begitu melihat Prof. Mahar Mardjono berdiri di pintu gerbang. Saking hormatnya sama beliau.
Baca juga : Prabowo Rapat Maraton Di Hambalang, Fokus Bahas Kedaulatan Pangan Dan Energi
"Hebatnya waktu itu, Prof. Mahar Mardjono dikenal sering mengkritik pemerintah. Tapi at the same time, beliau dokter pribadinya Pak Harto," ujar Prabowo.
"Ah itulah seni zaman itu. Bagaimana bisa berperan, saya sebagai tokoh intelektual, tapi saya sebagai dokter," lanjutnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.