Dark/Light Mode

Prabowo: Yang Tidak Bisa Cepat, Kita Tinggal Di Jalan

Minggu, 29 Juni 2025 17:29 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat groundbreaking ekosistem industri baterai kendaraan listrik terintegrasi Konsorsium Antam-IBC-CBL di Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6/2025). (Foto: YouTube)
Presiden Prabowo Subianto saat groundbreaking ekosistem industri baterai kendaraan listrik terintegrasi Konsorsium Antam-IBC-CBL di Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6/2025). (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto memastikan program hilirisasi akan tetap berjalan. Momentumnya bahkan akan terus dipercepat. Yang tak bisa bergerak cepat, akan ditinggal di tengah jalan.

“Kita mau bergerak cepat. Rakyat menuntut mengharapkan kemajuan cepat. Saya terima kasih, tim saya, kabinet saya semuanya kerja dengan baik, kerja dengan cepat. Yang tidak bisa ikut cepat, kita tinggalkan di pinggir jalan saja,” kata Prabowo saat groundbreaking ekosistem industri baterai kendaraan listrik terintegrasi Konsorsium Antam-IBC-CBL di Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6/2025).

Prabowo menuturkan, cita-cita hilirisasi telah dimiliki bangsa Indonesia sejak lama. Semua presiden, sejak zaman Soekarno menjalankan hilirisasi untuk kemajuan bangsa. 

Baca juga : Prabowo & PM Malaysia Sepakat Blok Ambalat Dikelola Bersama

“Terakhir, pendahulu saya, Presiden Republik Indonesia yang ke-7 Pak Joko Widodo lebih menekankan pentingnya hilirisasi. Pak Jokowi memulai secara nyata program hilirisasi di era sekarang, di era abad 21,” paparnya.

“Saya selalu mengungkapkan ini, karena saya ingin mengajak seluruh masyarakat, seluruh bangsa ini untuk selalu menghormati pendahulu. Selalu menghormati mereka-mereka yang berjasa,” imbuhnya.

Groundbreaking ini, merupakan bukti keseriusan pemerintah dan kerja sama dengan mitra luar negeri, dalam hal ini China

Baca juga : Dimas Drajad Tak Sabar Main Di Piala Presiden

“Ini terobosan luar biasa. Dari sini, kita bisa menghasilkan energi terbarukan dan ramah lingkungan yang dicita-citakan seluruh dunia,” ujarnya.

Prabowo mensyukuri, di tengah situasi dunia yang penuh konflik, kawasan Indonesia penuh perdamaian.  Dia meyakin sepenuhnya, tak ada kemakmuran yang bisa dicapai tanpa perdamaian.

Dalam konteks ini, Prabowo menekankan, Indonesia selalu memilih kerja sama, selalu memilih kolaborasi, selalu memilih jalan tengah, selalu memilih persahabatan di atas permusuhan.

Baca juga : 11 Dari 97 WNI Yang Dievakuasi Dari Iran Telah Tiba Di Tanah Air

"1.000 kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Ini filosofi Tiongkok yang saya ambil alih," ujar Prabowo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.