BREAKING NEWS
 

Saran Presiden Bersama Ketum Parpol

Parlemen Undang Masyarakat Dan Mahasiswa Dialog Langsung

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : SISWANTO
Senin, 1 September 2025 07:20 WIB
Presiden Prabowo Subianto bersama (dari kiri) Sekjen PKS Muhammad Kholid, Waketum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Ketum Partai NasDem Surya Paloh menyampaikan keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Minggu (31/8/2025). (Foto: Setpres)

 Sebelumnya 
Prabowo menegaskan, Pemerintah menghormati kebebasan berpendapat sebagaimana diatur dalam International Covenant on Civil and Political Rights Pasal 19 serta Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Namun demikian, penyampaian aspirasi harus dilakukan dengan cara damai.

Bila terdapat tindakan anarkis, perusakan, pembakaran fasilitas umum, penjarahan, hingga ancaman terhadap keselamatan rakyat, maka hal itu merupakan pelanggaran hukum.

“Silakan sampaikan aspirasi dengan baik dan damai, kami pastikan akan didengar, dicatat, dan ditindaklanjuti. Tapi negara wajib hadir melindungi rakyatnya,” tegas Menteri Pertahanan periode 2019-2024 ini.

Ketua Umum Partai Gerindra ini meyakinkan, petugas yang kemarin melakukan kesalahan ataupun pelanggaran, telah menjalankan proses hukum yang berlaku. Proses hukum dilakukan dengan transparan, dan dapat diikuti secara terbuka oleh publik.

Baca juga : Presiden Batal ke China, Kepala Daerah Dilarang ke Luar Negeri

Prabowo juga menambahkan, terus memantau situasi di Jakarta dan beberapa kota lain. Presiden bilang, tak dapat dipungkiri bahwa ada gejala tindakan melawan hukum, bahkan yang mengarah pada makar dan terorisme.

Diingatkan Prabowo, Indonesia sedang berada di ambang kebangkitan. Jangan sampai antar rakyat mau diadu domba. Presiden mengajak seluruh pihak menjaga persatuan nasional.

“Semangat nenek moyang kita adalah gotong royong. Mari kita bergotong royong menjaga lingkungan kita, keluarga kita, negara kita,” pungkasnya.

Gelar Sidang Kabinet

Setelah pertemuan dengan sejumlah ketua umum parpol, sekitar pukul 14.30 WIB Prabowo melanjutkan agenda sidang kabinet paripurna di Istana. Selain dihadiri anggota Kabinet Indonesia Maju, hadir Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, KSAU Marsekal Mohamad Tonny Harjono, dan Kepala BIN Herindra.

Baca juga : Hidayat Nur Wahid: Momentum Memperbaiki Penganggaran Dan Kinerja

Yang menyampaikan konferensi pers Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.

Ditemani Mendagri Tito Karnavian, Kepala BIN, Kapolri, Panglima TNI dan Kepala Staf tiga matra, Sjafrie menegaskan, Presiden Prabowo tak akan pergi kemana pun dan tetap berada di Indonesia memantau situasi nasional. “Presiden saat ini berada di tanah air,” kata Sjafrie.

Sjafrie menegaskan pentingnya soliditas seluruh aparat negara menjaga keamanan nasional dan jalannya Pemerintahan. Presiden telah menginstruksikan langsung kepada sejumlah lembaga strategis agar memperkuat koordinasi.

BIN diminta terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan segera melaporkannya kepada Presiden jika terjadi dinamika yang berpotensi mengganggu stabilitas.

Baca juga : Lucius Karus: Evaluasi Belum Cukup, Masih Sebatas Retorika

Sedangkan Mendagri diberi tugas mengoordinasikan jalannya Pemerintahan daerah serta mengawasi kebutuhan ekonomi masyarakat agar tetap terpenuhi.

Panglima TNI bersama para kepala staf tiga matra diminta menjaga keamanan nasional serta menertibkan pemanfaatan sumber daya alam sesuai Undang-undang.

Sementara Kapolri mendapat instruksi khusus memperkuat kerja sama dengan jaksa agung dalam menegakkan hukum secara cepat terhadap segala bentuk pelanggaran di seluruh wilayah Indonesia. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense