RM.id Rakyat Merdeka - Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Daerah Jakarta Arya Jati Firmansyah menyerukan pesan damai terhadap gerakan mahasiswa yang berkembang. Dia menolak keras segala bentuk tindakan anarkis seperi aksi massa yang berujung amuk masa di penghujung Agustus 2025.
“Kami menolak tegas segala bentuk tindakan destruktif dan anarkistis yang menghancurkan fasilitas publik dan mengganggu ketertiban umum,” tegas Arya dalam pernyataan sikap BEM Koordinator Daerah Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Arya berpendapat, gerakan mahasiswa harus berbasis esensi dan orientasi perjuangan sebagai agent of change, moral force, dan social control yang progresif, kritis, dan konstruktif.
Baca juga : Ormawa Unpam Kutuk Anarkisme Di Tengah Aksi Massa
Baginya, tindakan anarkis berdampak negatif kepada masyarakat secara luas dan menyimpang. Sontak, BEM Koordinator Daerah Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemerintah yang pro rakyat dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Sebaliknya, organisasi mahasiswa ini akan menjadi garda terdepan untuk mengkritisi kebijakan-kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat.
“Gerakan mahasiswa harus tetap pada jalurnya dengan semangat intelektual, bermartabat, dan berorientasi pada perubahan yang nyata,” tegasnya.
Baca juga : SIM Keliling Jakarta Kamis 4 September, Hadir Di 5 Lokasi
Dirincikannya, ada empat poin yang disampaikan BEM Koordinator Jakarta menyikapi situasi nasional saat ini. Pertama, menolak keras bentuk gerakan anarkisme di tengah demonstrasi di Indonesia saat ini.
Kedua, menegaskan bahwa gerakan mahasiswa dan masyarakat harus murni dan tidak boleh ditunggangi oleh kelompok tertentu untuk keuntungan dan kepentingan politik kelompok tertentu.
Ketiga, gerakan mahasiswa sebagai representasi masyarakat tetap akan menyampaikan aspirasi terhadap kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada masyarakat.
Baca juga : Pj Gubernur Apresiasi Aksi Damai Mahasiswa Di Papua
Keempat, mengimbau dan menyerukan kepada semua elemen gerakan untuk tetap menjaga keamanan dan kondusifitas dalam setiap penyampaian aspirasi sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Pernyataan ini diharapkan dapat mengembalikan citra gerakan mahasiswa sebagai kekuatan intelektual yang bermartabat dalam memperjuangkan kepentingan rakyat tanpa menempuh cara-cara yang merusak dan merugikan masyarakat luas,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.