RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto merespons keterangan Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel yang menyatakan bahwa empat telepon genggam atau handphone yang disita di rumah dinas Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) adalah milik pembantunya.
Setyo mengungkapkan, penyidik komisi antirasuah akan mengekstraksi empat handphone yang ditemukan di plafon atau langit-langit rumah tersebut.
“Kalau sudah dilakukan tindakan atau kegiatan itu, baru akan bisa disimpulkan, ‘oh ternyata betul sesuai keterangannya Noel bahwa ini HP pembantunya’, atau ‘oh mungkin ternyata ini bukan punya siapa-siapa atau punya orang lain atau punya siapa,” ujar Setyo, di Jakarta, dikutip Jumat (5/9/2025).
Baca juga : Dikalahkan Slovakia Di Kualifikasi Piala Dunia, Panser Tanpa Hasrat
Mantan Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian (Kementan) ini menjelaskan, meski benda mati, handphone-handphone bisa “bernyawa” saat ditelusuri lebih dalam oleh penyidik.
“Dia akan berbunyi, dia akan punya nyawa, dia akan berarti manakala akan dilakukan ekstraksi, dilakukan pendalaman terhadap HP itu,” ungkapnya.
Setyo menegaskan, penyidikan berjalan sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan forensik digital atas perangkat yang disita, sebelum menetapkan langkah lanjutan.
Baca juga : Lewis Hamilton Tegang, Leclerc Lebih Tenang...
Dia memastikan, memang nantinya tak ditemukan kaitan dengan kasus dugaan pemerasan sertifikasi kerja K3, maka handphone itu akan dikembalikan ke pemiliknya.
Empat handphone tersebut ditemukan KPK saat menggeledah rumah dinas Wamenaker di Pancoran, Jakarta, Selasa (26/8/2025).
Noel sendiri membantah bahwa empat ponsel itu miliknya, melainkan pembantunya. “Itu handphone pembantu saya,” ucapnya usai diperiksa penyidik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/9/2025).
Baca juga : Janji Lebih Merakyat, DPR Jangan Omon-omon
Selain itu, Noel mengklaim, tiga mobil yang dipindahkan dari bekas rumah dinasnya pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, dipindahkan anak-anaknya. Dia pun membantah mobil tersebut disembunyikan.
“Ya, wajar ya anak-anak saya pada ketakutan. Nggak, nggak kami umpetin, kami akan kembalikan,” tuturnya
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.