BREAKING NEWS
 

Mahfud Ajak Polisi Bangkit Dan Tegar Sebagai Bhayangkara Negara

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Sabtu, 13 September 2025 09:16 WIB
Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD di Forum Belajar Bersama PJU Posko Presisi di Ruang Posko Presisi Bareskrim Mabes Polri, Jumat (12/9/2025). Foto: Instagram Mahfud MD

RM.id  Rakyat Merdeka - Di depan lebih dari 750 anggota dari seluruh Indonesia, eks Menko Polhukam, Mahfud MD, mengajak Polri tetap tegar menjadi Bhayangkara Negara.

Hal itu disampaikan dalam Forum Belajar Bersama PJU Posko Presisi yang diikuti pejabat Polri dari pusat sampai provinsi dan kabupaten/kota. Forum tersebut diselenggarakan, Jumat (12/9/2025), di Ruang Posko Presisi Bareskrim Mabes Polri.

Forum diikuti secara daring oleh Polda dan Polres seluruh Indonesia. Mahfud menilai, Polri mempunyai catatan prestasi yang luar biasa. Bahkan, Polri pernah disetarakan dengan Scotland Yard.

Scotland Yard merupakan Kepolisian Metropole London (Inggris) yang sangat efektif dan disegani.

Baca juga : Perwakilan Mahasiswa Apresiasi Dialog dengan Pemerintah di Istana Negara

Kata Mahfud, Polri sangat profesional mengungkap kasus-kasus pidana umum, berperan penting di interpol lintas negara, dan pernah punya sejarah kehebatan ketika dipimpin Hoegeng.

"Jadi, Polri harus kembali ke jati dirinya sebagai Bhayangkara atau pelindung negara dan pengayom masyarakat," kata Mahfud.

Adsense

Mahfud melihat, usai kerusuhan akhir Agustus 2025, Polri mendapat tudingan negatif, dibully, dan mendapat sentimen negatif sampai 89,1 persen dalam hasil survai lembaga yang kredibel.

Tapi, sebenarnya polisi jadi korban dari perkembangan politik yang menimbulkan dilemma bagi polisi. Petugas di lapangan banyak yang menjadi korban keberingasan massa juga.

Baca juga : Mahfud MD: Demo Besar Protes Organik, Sayang Ditunggangi Perusuh

Dilemanya, kalau berbuat tegas bisa dituding salah atau melanggar HAM. Namun jika tidak tegas, bisa anarkis dan polisi yang menjadi korban.

Mahfud mengingatkan, polisi sangat berperan penting dalam membangun ketertiban dan ketenteraman masyarakat.

Misalnya, kehidupan masyarakat di 75.265 desa di seluruh Indonesia yang berjalan tertib dan aman. Itu semua salah satunya berkat pengawasan dan bimbingan polisi.

Untuk itu, Guru Besar Hukum Tata Negara tersebut mengajak seluruh anggota Polri bangkit.

Baca juga : Kadin Yakin, Kondisi Keamanan Segera Stabil

"Ada oknum anggota Polri yang berperilaku buruk, tapi sebenarnya jauh lebih banyak polisi yang baik dalam melayani masyarakat," yakin Mahfud.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense