BREAKING NEWS
 

Curhatan Istri: Anak-anak Selalu Tanya Nadiem

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Senin, 6 Oktober 2025 15:10 WIB
Foto: M. Wahyudin/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Istri mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, Franka Franklin, keempat anaknya selalu menanyakan kabar sang ayah. 

"Selalu menanyakan, setiap hari. Jadi saya mohon doanya," ujar Franka, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (6/10/2025). 

Franka mengungkapkan, Nadiem menjalani operasi pembedahan kedua kalinya atas penyakit yang dideritanya. Saat ini Nadiem masih dalam fase pemulihan pascaoperasi pertamanya.

"Harapan kami tentunya, doa saya, mas Nadiem bisa cepat kuat dan pulih. Sehingga bisa juga cepat mendapati operasi pembedahan yang kedua, dan bisa menjalani proses ini dengan sebaiknya dan sekuat-kuatnya," tuturnya.

Baca juga : Aturan Kerugian Negara Bikin Pejabat Takut Inovasi

Franka menambahkan, selama Nadiem menjalani perawatan, dirinya yang menemaninya di rumah sakit.

Sebelumnya, Kejagung membantarkan Nadiem Makarim ke rumah sakit pemerintah untuk menjalani operasi.

Adsense

"Sampai saat ini masih dibantar," ungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna kepada wartawan di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (2/10/2025) sore.

Anang memastikan, ada enam petugas tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung yang menjaga Nadiem. "Jadi, 2 orang 2 orang gantian," katanya.

Baca juga : Dunia Rayakan Hari Danau Sedunia Perdana, Indonesia Jadi Penggagas

Selain itu, petugas juga memborgol tangan Nadiem Makarim demi keamanan. Tindakan tersebut dilakukan sesuai ketentuan. "Iya (diborgol), tergantung situasi," imbuhnya.

Nadiem ditetapkan sebagai tersangka pada 4 September 2025. Dia menyusul empat orang lain yang lebih dulu ditetapkan Kejagung sebagai tersangka.

Keempatnya yakni, Direktur Sekolah Dasar Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah tahun 2020-2021, Sri Wahyuningsih (SW); Direktur SMP Kemendikbudristek 2020, Mulyatsyah (MUL).

Lalu, Konsultan Perorangan Rancangan Perbaikan Infrastruktur Teknologi Manajemen Sumber Daya Sekolah pada Kemendikbudristek, Ibrahim Arief (IBAM) dan mantan staf khusus Mendikbudristek era Nadiem, Jurist Tan (JT/JS).

Baca juga : Partai Perdana Liga Europa, Serigala Terkam Nice

Nadiem disangkakan kongkalikong dengan empat tersangka lain agar pengadaan laptop di Kementerian Pendidikan mengarah pada spesifikasi tertentu, yaitu Chromebook.

Jaksa menyebut, keputusan dipilihnya sistem operasi Chromebook terjadi sebelum pelaksanaan pengadaan dan sebelum adanya kajian. Jaksa menyebut, perbuatan Nadiem cs asus ini merugikan negara Rp 1,9 triliun.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense