RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Dony Oskaria, sebagai Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025). Penunjukan Dony dinilai akan memperkuat sinergi antara BP BUMN dan Danantara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Pelantikan dimulai pada pukul 15.05 WIB, diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 109/P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BP BUMN oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nunik Purwanti. Dony hadir mengenakan setelan jas hitam, dipadukan dengan dasi biru muda dan peci hitam.
Selain Dony, Presiden Prabowo juga melantik dua Wakil Kepala BP BUMN, yakni Aminuddin Ma’ruf dan Teddy Barata. Setelah isi Keppres dibacakan, Presiden langsung memimpin prosesi pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan yang diikuti oleh para pejabat yang dilantik.
Pelantikan ini dilakukan seiring dengan perubahan status Kementerian BUMN menjadi Badan Pengaturan BUMN, menyusul disahkannya Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara oleh DPR dalam Rapat Paripurna pada Kamis (2/10/2025).
Baca juga : Gibran Pimpin Tanam Jagung Serentak
Sebelum dilantik sebagai Kepala BP BUMN, Dony menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Menteri BUMN menggantikan Erick Thohir. Dony adalah Wakil Menteri BUMN periode 2024–2029 dan Chief Operating Officer (COO) di Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Kepada wartawan usai pelantikan, Dony menjelaskan arah transformasi dari Kementerian BUMN menjadi BP BUMN. Menurutnya, perubahan struktur ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat transformasi dan konsolidasi perusahaan-perusahaan pelat merah.
“Secara prinsip, BP BUMN dan Kementerian BUMN memiliki fungsi yang hampir sama, yaitu mempercepat transformasi BUMN. Bedanya, BP BUMN akan berperan lebih operasional dan strategis dalam mempercepat konsolidasi antarperusahaan BUMN,” ujar Dony.
Ia juga menyinggung perannya sebagai COO Danantara. Dony menegaskan bahwa sinergi antara BP BUMN dan Danantara akan menjadi motor penggerak perubahan menuju BUMN yang lebih efektif dan memberikan nilai tambah tinggi bagi negara. “Kami ingin kolaborasi antara BP BUMN dan Danantara bisa mempercepat transformasi dan konsolidasi,” tegasnya.
Baca juga : Kenalkan Sekolah Garuda Di Ambon Menkomdigi: Siswa Maluku Siap Go Global
Pendiri Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio, menilai penunjukan Dony sebagai Kepala BP BUMN merupakan langkah strategis. Ia meyakini, sinergi antara Danantara dan BP BUMN akan semakin kuat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurut Hendri, dengan memegang dua posisi penting sebagai COO Danantara dan Kepala BP BUMN, ruang gerak Dony akan semakin luas dan lincah. Kebijakan BUMN serta pelaksanaan program ekonomi strategis melalui Danantara akan berjalan lebih progresif dan selaras.
“BUMN dan Danantara kan beliau juga yang mengawasi. Ini akan memudahkan koordinasi dan bisa mencapai target Presiden,” ujar Hendri kepada Rakyat Merdeka, Rabu (8/10/2025).
Sementara itu, Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Ryan Kiryanto, menilai peran Dony di Danantara dan BP BUMN tidak ada masalah. Justru, menurutnya, hal tersebut akan memudahkan koordinasi antara kedua lembaga tersebut. “Dengan penguatan sinergi Danantara dan BP BUMN, dapat tercipta multiplier effects bagi perekonomian secara luas,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka, Rabu (8/10/2025).
Baca juga : Aji Muhawarman: Lakukan Pelacakan Terhadap Penderita TBC
Ryan menjelaskan bahwa tantangan utama dari penugasan ganda Dony terletak pada pengaturan koordinasi dan pengambilan keputusan agar tetap efisien dan efektif. “Mudah-mudahan berjalan lancar dan mulus, sehingga pengambilan keputusannya tidak memakan waktu lama. Artinya, efisien dan efektif,” paparnya. [UMM/DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.