BREAKING NEWS
 

Menteri PKP Sosialisasi KUR Perumahan Di Kampus UMSU Medan

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Kamis, 9 Oktober 2025 07:40 WIB
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dan Program Perumahan Rakyat di Medan pada Rabu (8/10/2025). Foto: PKP

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mendorong civitas akademika Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berperan aktif melahirkan gagasan dan inovasi di bidang perumahan rakyat.

Hal itu disampaikan Maruarar saat menghadiri acara Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dan Program Perumahan Rakyat di kampus UMSU, Medan, Rabu (8/10/2025).

"Saya kagum dengan kualitas, kepemimpinan, dan manajemen Muhammadiyah, terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Sudah teruji di seluruh Indonesia. Sebagian tugas negara di bidang itu berhasil diselesaikan dengan baik oleh Muhammadiyah," ujar Ara sapaan Maruarar Sirait.

Ara menilai kekuatan Muhammadiyah sebagai 'kawah candradimuka' yang melahirkan banyak intelektual, pengusaha, dan tokoh bangsa bisa menjadi inspirasi untuk melahirkan ide-ide besar di sektor perumahan.

Baca juga : Menteri Ekraf Resmikan Sekolah Garuda Banua Di Kalimantan Selatan

Dalam sambutannya, Maruarar juga berbagi pengalaman saat mendampingi Presiden di Singapura, beberapa bulan lalu. 

Ia menuturkan, banyak gagasan besar justru lahir bukan dari rapat-rapat formal, tetapi dari ruang-ruang diskusi santai yang penuh semangat mencari solusi.

Adsense

"Ini penting, karena ide itu sangat berharga. Apalagi dalam mencari terobosan dan peluang. Di birokrasi, selain taat aturan, kita juga harus berani berpikir inisiatif agar ide itu bisa menjadi regulasi, menjadi skema," jelasnya.

Menteri dari Partai Gerindra ini menegaskan, sektor perumahan terbukti berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga : Dari Ribuan Ponpes, Cuma 50 Yang Mengantongi IMB

"Satu rumah subsidi bisa melibatkan lima tenaga kerja. Tahun ini kuotanya mencapai 350 ribu unit, terbesar sepanjang sejarah. Tapi tantangan kita sekarang bukan hanya kuota, melainkan penyerapan yang berkualitas," ungkapnya.

Ia berharap perguruan tinggi, khususnya UMSU dan jaringan Muhammadiyah di seluruh Indonesia, ikut memikirkan solusi perumahan rakyat yang inovatif dan berkelanjutan.

"Kampus harus melahirkan ide dan gagasan besar, tapi yang berpihak pada kepentingan rakyat. Saya yakin Muhammadiyah bisa berperan besar di sini," ujarnya.

Sementara itu, Rektor UMSU, Agussani menyambut baik kegiatan sosialisasi KUR Perumahan dan Program Rumah Subsidi tersebut. 

Baca juga : Sowan Ke BRI, Menteri Ara Gaspol Sosialisasi Rumah Subsidi Dan KUR Perumahan

Ia berharap informasi yang disampaikan dapat membantu dosen dan mahasiswa yang ingin mengajukan rumah subsidi.

"Kami memiliki lebih kurang 21 ribu mahasiswa dan 815 dosen. Mudah-mudahan kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi civitas akademika UMSU,” ujar Agussani

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense