BREAKING NEWS
 

Teken Kerja Sama, Republikorp Dan Colt Perkuat Pertahanan Di Asia Tenggara

Reporter : IRMA YULIA
Editor : SRI NURGANINGSIH
Kamis, 13 November 2025 13:30 WIB
Republikorp bersama Colt menandatangani Framework Agreement strategis di ajang Defense Security 2025 di IMPACT Challenger di Bangkok, Rabu (12/11/2025). (Foto: Dok. Republikorps).

RM.id  Rakyat Merdeka - Republikorp, perusahaan induk swasta nasional yang berperan sebagai mitra strategis Pemerintah dalam mendorong kemandirian industri pertahanan Indonesia.

Kali ini, Republikorp bersama Colt, produsen senjata dan solusi pertahanan global asal Amerika Serikat (AS), menandatangani Framework Agreement strategis di ajang Defense & Security 2025 di IMPACT Challenger, di Bangkok, Rabu (12/11/2025).

Vice President (VP) Global Military & Law Enforcement Sales Colt Jens Heider mengatakan, penandatanganan ini menjadi tonggak penting dan menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat kemampuan pertahanan kawasan.

Jens Heider menambahkan, membangun dasar kemitraan industri yang berkelanjutan di Asia Tenggara antara Republikorp dan Colt.

Baca juga : RI-Aussie Teken Kesepakatan Pertahanan, Prabowo: Tetangga Yang Baik Saling Bantu

"Kami berkolaborasi dalam riset dan pengembangan sistem senjata ringan generasi berikutnya, perakitan dan produksi lokal di Indonesia, serta transfer teknologi dan program pelatihan teknis," ujar Jens Heider, dalam keterangan resminya, Kamis (13/11/2025).

Selain itu, kolaborasi ini juga membuka peluang bagi pembangunan lini produksi dalam negeri, melalui skema joint venture, dengan PT Republik Armamen Industri (RAI) sebagai pelaksana utama di bawah grup Republikorp.

Adsense

Ia meyakini, kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam strategi ekspansi global Colt, sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap modernisasi pertahanan Indonesia.

“Memadukan keahlian manufaktur kelas dunia dari Colt dengan kapasitas lokal dan visi strategis Republikorp, kami membangun fondasi industri pertahanan yang berkelanjutan dan saling menguntungkan," katanya.

Baca juga : Prabowo Tugaskan Mensesneg Periksa Penyerapan Anggaran

Di kesempatan yang sama, Chairman Republikorp Norman Joesoef menegaskan, kerja sama ini mencerminkan kepercayaan dunia terhadap kematangan industri pertahanan Indonesia.

Untuk itu, lewat kerja sama dengan Colt, pihaknya ingin memastikan transfer teknologi dan produksi lokal benar-benar memberi nilai tambah bagi ekosistem pertahanan nasional.

"Ini bukan sekadar tentang membuat produk, melainkan membangun kapasitas dan kemitraan jangka panjang yang memperkuat kawasan,”  ujarnya.

Ia menambahkan, kesepakatan ini sejalan dengan visi strategis Indonesia dan Republikorp untuk memperkuat industri pertahanan nasional.

Baca juga : Inovasi Ikan Asin, Sinergi Kampus Dan Masyarakat Pesisir Di Pesisir Kertajaya

"Serta, memperluas kemitraan internasional yang berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas kawasan," katanya.

Adapun, penandatanganan dilakukan Vice President Global MIL/LE Sales Colt’s Manufacturing Company LLC Jens Heider dan Director PT Republik Armamen Industri Raden Baskoro Gondokusumo, disaksikan Chairman Group Republikorp Norman Joesoef, serta Direktur Teknologi dan Industri Pertahanan (Dir Tekindhan) Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia (RI) Marsma TNI Dedy Laksmono, yang hadir mewakili Kemhan RI.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense