BREAKING NEWS
 

Diungkap Menhan: TNI Perkuat Pertahanan Di DKI, Aceh, Papua

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : SISWANTO
Selasa, 25 November 2025 07:40 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025). (Foto:Tedy Octariawan Kroen/RM)

 Sebelumnya 
Sjafrie juga memastikan, kesiapsiagaan pertahanan terhadap ancaman taktis tetap akan menjadi hal utama yang dijalankan oleh TNI. Dia beralasan, langkah tersebut tetap diperlukan untuk mencegah pihak-pihak tertentu menginjak-injak kedaulatan Indonesia dan mengganggu kehidupan sosial masyarakat di Papua. 

Dengan penguatan pertahanan di tiga titik tersebut, Sjafrie memastikan seluruh program strategis pemerintah di sektor pertahanan dan ekonomi dapat berjalan optimal tanpa gangguan. 

Pembangunan Batalyon 

Sjafrie juga mengungkapkan rencana TNI membangun 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan setiap tahun. Pembangunan batalyon ini, kata dia, telah mulai dilakukan pada 2025. 

Baca juga : Tiba Di Tanah Air, Gibran Langsung Lapor Presiden

“Kita memiliki 514 kabupaten di seluruh Indonesia serta banyak industri strategis yang berpengaruh besar terhadap kedaulatan negara. Semua ini membutuhkan perhatian, sehingga TNI harus diperkuat,” jelasnya. 

Hingga 2025, TNI telah memiliki 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan. Jumlah tersebut akan terus bertambah dengan penambahan 150 batalyon setiap tahun. 

Pembentukan batalyon ini, tegas Sjafrie, bukan ambisi teritorial semata, melainkan langkah memperkuat ketahanan nasional. 

Baca juga : Amran Marah, 250 Ton Beras Impor Ilegal Masuk Sabang

“Ini untuk menjaga keutuhan wilayah, melindungi kepentingan nasional, dan mengamankan industri strategis terkait kedaulatan negara. Termasuk kilang dan terminal Pertamina,” ujarnya. 

Senada dikatakan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Kata dia, TNI berencana menambah jumlah batalyon secara merata di setiap kabupaten dan kota Tanah Air. Agus memastikan, TNI akan membangun sejumlah batalyon infanteri baru di seluruh wilayah Indonesia agar ketimpangan jumlah batalyon dan kabupaten bisa teratasi. “Kami harapkan satu kabupaten memiliki satu batalyon,” ujar Agus di tempat yang sama. 

Dia menyebut, pembangunan batalyon sudah mulai berjalan. Dia pun menyoroti batalyon di wilayah perbatasan Tanah Air dengan negara lain. Agus menekankan, pembangunan batalyon di wilayah perbatasan penting karena wilayah tersebut rawan terjadinya perdagangan manusia atau human trafficking, hingga keluar masuk distribusi narkoba. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense