Dark/Light Mode

Percepat Transformasi Industri Nasional

Menperin Tancap Gas Cetak SDM Go Digital

Selasa, 25 November 2025 06:35 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.  (Foto: M Qori Haliana/RM)
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.  (Foto: M Qori Haliana/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempercepat transformasi industri nasional menuju era industri 4.0. Salah satunya melalui peningkatan daya saing dan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, pentingnya teknologi digital dalam modernisasi proses industri, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja. 

“Transformasi digital yang sejalan dengan Making Indonesia 4.0 tidak hanya memperkuat struktur industri dalam negeri. Namun juga memacu kompetensi tenaga kerja agar semakin kompetitif di pasar global,” kata Agus di Jakarta, Senin (24/11/2025). 

Baca juga : Agar Penumpang KRL Tak Tidur Di Stasiun, KAI Diminta Tambah Fasilitas Istirahat

Agus menjelaskan, berdasarkan survei self-assessment Indonesia Industry 4.0 (INDI 4.0) terhadap 1.661 perusahaan industri, implementasi teknologi masih menjadi tantangan utama. 

Kajian McKinsey (2019) juga menunjukkan adopsi industri 4.0 di Indonesia baru mencapai 21 persen. Sedangkan 79 persen perusahaan masih berada pada tahap pilot trap. 

Untuk menjawab tantangan tersebut, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin terus memperkuat penyiapan SDM kompeten di bidang elektronika, otomasi dan teknologi industri 4.0. 

Baca juga : Kini Tak Ada Lagi Pohon Palem Di Pondok Indah

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi mengatakan, Kemenperin telah menyelenggarakan Pelatihan Perancangan Embedded System Microcontroller berbasis Internet of Things (IoT) bekerja sama dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Timur di Kadin Institute, Surabaya, Jawa Timur. 

Doddy menegaskan, Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0) menjadi salah satu motor utama percepatan transformasi digital di sektor industri. 

“PIDI 4.0 memiliki visi menjadi solusi satu atap bagi akselerasi transformasi digital, melalui pendampingan, konsultasi, pemecahan masalah industri dan pelatihan bagi pelaku industri,” jelasnya. 

Baca juga : KPK Minta Hakim Tak Terima Praperadilan Paulus Tannos

Menurut Doddy, transformasi digital harus dipandang sebagai investasi strategis agar industri mampu bertahan dan unggul dalam persaingan global. 

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM Industri Kemenperin Sidik Herman mengatakan, pelatihan tersebut penting untuk memperkuat kapasitas tenaga kerja industri. 

“Pelatihan Perancangan Embedded System Berbasis IoT ini adalah katalisator yang mempercepat transformasi Industri 4.0 melalui pengembangan SDM yang kompeten,” ujarnya. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.