BREAKING NEWS
 

Geledah Perusahaan Penggarap Monumen Reog, KPK Sita Senjata Api

Reporter : MOEHAMMAD WAHYUDIN
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Senin, 1 Desember 2025 06:20 WIB
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Foto: Dok. KPK)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita senjata api dari penggeledahan di kantor perusahaan pelaksana mega proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban Ponorogo, PT WS, di Surabaya, Rabu (26/11/2025).

Penggeledahan dilakukan terkait penyidikan kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo yang menjerat Bupati Ponorogo, SUG, sebagai tersangka. 

“Selain mengamankan dokumen dan BBE (Barang Bukti Elektronik), penyidik juga menyita senjata api yang kemudian dititipkan ke Polda Jawa Timur,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo lewat pesan singkat, Minggu (30/11/2025) malam. 

Kantor yang terletak di Ketintang Permai itu merupakan salah satu dari beberapa lokasi yang digeledah KPK di Kota Buaya tersebut. Sepekan ini, kata Budi, penyidik secara intensif melakukan penggeledahan. 

Baca juga : Drama VAR Antar Milan Ke Puncak

Lokasi lainnya adalah rumah SUG, rumah ELW (adik SUG) serta kantor CV RI dan CV RP. Dari sana penyidik menyita dokumen dan BBE. 

Selain di Surabaya, penyidik juga melakukan penggeledahan di wilayah Bangkalan, yakni di rumah KKH, yang merupakan Tenaga Ahli Bupati Ponorogo. Dalam penggeledahan itu juga diamankan sejumlah dokumen dan barbuk elektronik. 

Kemudian, penyidik juga menggeledah rumah SUG di Ponorogo. Lalu, rumah YSD yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban Ponorogo. 

Kemudian, tim komisi pimpinan Setyo Budiyanto ini menggeledah rumah MJB, PPK pembangunan RSUD dr. Harjono Ponorogo; rumah RLL yang merupakan Anggota DRPD Kabupaten Ponorogo; serta kantor CV WU. 

Baca juga : Kalahkan Wakil Thailand, Dejan/Bernadine Juara Syed Modi International

Dalam rangkaian penggeledahan ini, penyidik mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik. 

Seluruh barang bukti yang diamankan tersebut selanjutnya akan didalami penyidik untuk membantu mengungkap perkara dugaan tindak pidana korupsi. 

“Baik dugaan suap terkait jabatan, suap proyek, maupun penerimaan lainnya atau gratifikasi,” tutur Budi. 

KPK menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Ponorogo, yang mendukung penuh pemberantasan korupsi oleh KPK, demi mendukung perwujudan birokrasi pemerintahan yang bersih, dan pengadaan proyek yang transparan dan akuntabel. 

Adsense

Baca juga : Cerita Sedih Mantan Dirut ASDP, Uang Tinggal 1,2 Juta, Dikasih Anak Buah 5 Juta

“Sehingga hasilnya akan betul-betul kembali secara optimal untuk masyarakat melalui pembangunan daerah,” tandas Budi. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense