BREAKING NEWS
 

Ferry Irwandi Puji Kerja Keras Pemerintah Tangani Bencana

“TNI-Polri Buka Jalur Salurkan Donasi Sampai Lokasi Terisolir”

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : SISWANTO
Senin, 8 Desember 2025 07:42 WIB
Konten Kreator Ferry Irwandi menyalurkan bantuan ke daerah-daerah terdampak bencana di Sumatera. (Foto: Instagram/irwandiferry)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kolaborasi Pemerintah dalam tangani bencana terbukti berjalan cepat dan efisien. Sejumlah wilayah yang sebelumnya terisolasi, kini sudah berhasil dijangkau. Jalan yang putus berhasil dibuka dan bantuan terus mengalir untuk para korban bencana. 

Penilaian ini disampaikan influencer sekaligus konten kreator Ferry Irwandi. Sosok yang selama ini dikenal kritis, justru memberikan pujian terhadap kerja keras Pemerintah dalam tangani bencana. 

Pujian itu diberikan setelah Ferry menyaksikan langsung kolaborasi Pemerintah dalam membantu korban bencana. Bantuan logistik yang dibawa Ferry untuk para korban di 3 provinsi, berhasil sampai dengan selamat dan cepat. 

Diketahui, saat bencana dahsyat melanda Sumatera Utara-Sumatera Barat-Aceh, Ferry menjadi salah satu pihak yang membuka donasi. Bersama tim kitabisa, Ferry berhasil mengumpulkan donasi Rp 10.374.685.718 dalam kurun waktu 24 jam. 

Duit donasi itu kemudian menjadi 10 ton logistik. Awalnya, mantan ASN di Kementerian Keuangan ini bingung, bagaimana cara membawa logistik tersebut agar bisa sampai pada korban di 3 provinsi. 

Ternyata, Ferry dan tim mendapatkan kemudahan. Pertama, dia dibantu Direktorat Kepolisian Udara (Ditpoludara) dengan menyediakan pesawat untuk mengangkut 2,6 ton logistik bantuan ke wilayah Sumut. “Inisiatif baik ini juga terwujud berkat bantuan dan fasilitas pihak @ditpoludara, sehingga bantuan bisa diterbangkan langsung ke lokasi terdampak,” ucapnya melalui akun @ irwandiferry, Kamis (4/12/2025). 

Baca juga : OSO: Jangan Ada Lagi 17 Juta Suara Yang Hilang

Selama di Sumatera, tim yang berada di Jakarta bersama Ditpoludara kembali memberangkatkan 2,6 ton logistik dari Landasan Udara Pondok Cabe, Banten, Jumat (5/12/2025). Alhasil, dalam dua hari pertamanya, Ferry dan kitabisa telah mengirimkan 5,2 ton bantuan untuk Sumatera. 

Tak berhenti di Sumut. Jumat (5/12/ 2025), Ferry bersama tim bertolak dari Langkat menuju Aceh Tamiang. Melalui jalur darat, bantuan dikirim menggunakan empat truk, dan tiga truk untuk mengangkut sembako, selimut, dan kebutuhan lainnya. 

Di hari ketiga, Ferry dan tim telah menyalurkan lebih dari 8 ton bantuan ke Sumatera. Rinciannya, 5,2 ton dari Jakarta, sisanya dibeli dari Sumatera. Kali ini, tim dibantu TNI Angkatan Udara untuk mendistribusikan bantuan 2,6 ton ke Takengon, Gayo, dan Bener Meriah menggunakan Hercules dan helikopter. 

Sabtu (6/12/2025), Ferry kembali ke Kualanamu, Medan, untuk terbang ke Sumbar. Ia merasakan, distribusi bantuannya berjalan baik tak lepas dari kolaborasi semua pihak. 

Adsense

“Relawan bekerja sangat baik. Juga pemerintah melalui TNI dan Polri, baik kepolisian maupun TNI sangat-sangat membantu penyaluran donasi ini bahkan ke daerah terpencil dan terisolasi,” puji Ferry. 

Konten kreator ini mengungkapkan, personel TNI sangat membantu untuk pendistribusian. Membuka jalur, dan menjadi kompas bagi tim untuk menyalurkan bantuan. “Gua nggak nutupin, gua nggak lebihin, gua ngga kurangin,” tuturnya. 

Baca juga : Parpol Rame-rame Bantu Korban Bencana Sumatera

Menurut Ferry, bantuan yang lebih dari 10 ton itu tidak akan sampai tanpa bantuan TNI dan Polri. Terlebih, saat dirinya kesulitan mencari pesawat untuk membawa logistik ke Sumatera, Ditpoludara justru menawarkan bantuannya. 

Begitu juga TNI. Tanpa kehadiran personel TNI AD dan TNI AU, bantuan tidak akan mencapai di Gayo, Takengon, dan Bener Meriah. “Dengan pesawat hercules dan helikopter mereka,” ungkap Ferry. 

Bahkan, untuk pengorbanan mereka, Ferry merasa personel TNI dan Polri yang ditugaskan di lokasi bencana layak mendapat insentif lebih. Namun, ia juga berharap kepada pemerintah untuk menambah personel. “Semoga main power-nya ditambahkan, tools-nya ditambahkan, dan bisa lebih banyak lagi anggota maupun prajurit yang datang ke tiga provinsi ini,” harap pria yang juga inisiator Malaka Project ini. 

Sementara itu, Peneliti Indikator Politik Indonesia (IPI) Bawono Kumoro menilai, kesaksian Ferry soal kolaborasi Pemerintah bisa meredam simpang siur kabar soal bencana di Sumatera. Apalagi, Ferry diketahui bukan sebagai pejabat atau juru bicara Pemerintah, tapi individu yang berada langsung di lapangan. 

Menurutnya, ketika Ferry mengatakan bahwa Pemerintah melalui TNI dan Polri telah bekerja keras, maka kesaksian itu sangat patut untuk didengar sebagai koreksi atas kacamata media sosial seringkali meleset dari realitas. 

“Tanpa bantuan aparat logistik bepuluh-puluh ton tidak akan mungkin sampai dalam waktu cepat. Tanpa helikopter dan pesawat Hercules daerah seperti Takengon akan mustahil terjangkau dalam kondisi darurat bencana seperti ini,” kata Bawono. 

Baca juga : BRI Pastikan Pelayanan Perbankan Tetap Jalan

Namun, lanjut dia, realitas di lapangan kerap kali tenggelam karena satu hal. Yaitu kebisingan media sosial yang gemar mengulang berita lama ketimbang mengikuti perkembangan terbaru. Salah satunya, terkait beredarnya video-video dan foto-foto lama di masa awal bencana dan narasi tidak terbarukan. 

Fenomena ini tentu saja sangat merugikan kita semua sebagai bangsa dan negara. Pertama karena menutupi perkembangan terkini di lapangan termasuk progres signifikan dicapai oleh seluruh pihak telah bekerja keras. Mulai dari TNI, Polri, BNPB dan tidak terkecuali para relawan. 

Kedua karena membuat publik terjebak dalam persepsi negatif seolaholah negara gamang dan lamban dalam merespons bencana di Sumatera. Padahal hampir setiap hari selalu saja ada jalur atau daerah terisolasi mampu dibuka, logistik diterbangkan dan korban berhasil dijangkau. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense