RM.id Rakyat Merdeka - Banjir yang melanda Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh dalam beberapa hari terakhir menyebabkan kerusakan infrastruktur serta terganggunya aktivitas masyarakat. Untuk merespons kondisi tersebut, pemerintah menyalurkan bantuan logistik dan dukungan layanan komunikasi ke sejumlah wilayah terdampak.
Bantuan logistik itu mencakup air minum, makanan pokok, makanan siap saji, serta produk nutrisi bayi.
Baca juga : PGE dan Pengembang Panas Bumi Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh
“Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat, sambil menunggu pemulihan infrastruktur berjalan,” ujar Staf Khusus Wakil Presiden, Achmad Adhitya, dalam keterangan tertulis, Kamis (11/12/2025).
Selain itu, pemerintah mendistribusikan perangkat telekomunikasi berbasis satelit ke 13 kabupaten di tiga provinsi. Langkah ini penting mengingat banyak wilayah mengalami putusnya jaringan komunikasi akibat kerusakan infrastruktur.
Baca juga : Kapolri Tinjau Pengungsian Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana
“Kehadiran layanan satelit memungkinkan posko darurat dan petugas lapangan melakukan koordinasi lebih cepat dan efektif,” kata Adhitya. Ia menambahkan, akses komunikasi juga membantu masyarakat tetap terhubung dengan keluarga dan memperoleh informasi penting terkait penanganan bencana.
Adhitya memastikan pemerintah akan terus memantau situasi di lapangan untuk memastikan seluruh bantuan tersalurkan tepat sasaran.
Baca juga : Polri Kerahkan Dapur Lapangan Hingga Internet Darurat Di Wilayah Terisolasi
“Negara hadir untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, terutama pada masa kritis seperti ini,” tuturnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.