RM.id Rakyat Merdeka - Untuk mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas, dibutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh elemen bangsa. Salah satu fondasi utama dalam kehidupan bernegara adalah toleransi, yang menjadi penguat persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Toleransi beragama menjadi sangat penting karena sikap saling menghargai, menghormati, dan menerima perbedaan keyakinan merupakan kunci menjaga kerukunan. Kondisi yang harmonis tersebut juga menjadi penopang utama pergerakan ekonomi di tengah masyarakat.
Staf Khusus (Stafsus) Presiden Prabowo Subianto, Agustinus Susanto, menegaskan bahwa toleransi beragama diwujudkan dengan tidak mengganggu pelaksanaan ibadah, tidak memaksakan ajaran agama, tidak merendahkan keyakinan lain, serta membangun kerja sama dalam kehidupan sosial.
Baca juga : Mahfud MD: Korupsi Dibabat Dan Hukum Ditegakkan Jalan Indonesia Emas Terwujud
“Kita harus merawat dan menunjukkan Indonesia sebagai negara dengan beragam agama yang hidup berdampingan secara damai,” ujar Agustinus Susanto, yang akrab disapa Agus dan dikenal dengan sebutan Ketua Senat, kepada wartawan, Senin (15/12/2025).
Berdasarkan data, jumlah konflik beragama di Indonesia masih tergolong tinggi. Pada 2023 tercatat sekitar 329 pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan (KBB) di berbagai daerah.
Menurut Agus, kerukunan dan harmonisasi antarumat beragama merupakan tolok ukur nyata toleransi dalam kehidupan bernegara.
Baca juga : Menpora Genjot Semangat Atlet Indonesia di SEA Games 2025
“Kita harus merajut dan menjaga kedamaian. Dibutuhkan peran tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menyejukkan rakyat,” tegas pensiunan Perwira Kopassus tersebut.
Ia menambahkan, pesan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat, disegani, dan makmur merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga negara.
“Kita harus bahu membahu mewujudkan cita-cita Pak Presiden menuju Indonesia Emas,” ungkapnya.
Baca juga : Roma, Betis, dan Lyon Kompak Menang Di Laga Terakhir Liga Europa
Dalam waktu dekat, Agus bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat berencana melakukan roadshow ke sejumlah daerah untuk merawat kerukunan dan menjaga kedamaian.
Salah satu wujud nyata toleransi tersebut terlihat dalam workshop lintas agama yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) pada Selasa (9/12/2025). Acara bertema ‘Dari Tangsel untuk Indonesia: Harmoni Dirawat, Kedamaian Dirajut’ itu berlangsung di Gedung The Lord Vineyard, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.
“Workshop ini menghadirkan para penyuluh agama, juru dakwah, serta pewarta lintas agama yang akan terjun langsung ke masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan positif dan kedamaian,” pungkas Agus.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.