BREAKING NEWS
 

Jalur Transportasi Pulih, Masyarakat Bersyukur

Aceh Mulai Menggeliat, Aktivitas Warga Lancar

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : UJANG SUNDA
Sabtu, 20 Desember 2025 08:54 WIB
Menko PMK Pratikno dalam konferensi pers penanganan banjir Sumatera, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12/2025). (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Proses pemulihan pascabencana di Sumatera menunjukkan kemajuan signifikan. Jalur transportasi di Aceh sudah pulih. Listrik juga sudah menyala. Masyarakat pun gembira, karena bisa beraktivitas dengan lancar.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menerangkan, konektivitas wilayah menjadi kunci utama langkah pemulihan. Saat ini, jalan-jalan yang sebelumnya putus kini sudah tersambung kembali.

“Pada sektor akses transportasi, mayoritas ruas jalan nasional dan provinsi secara bertahap telah kembali terhubung, meskipun sebagian masih beroperasi terbatas dan memerlukan kewaspadaan pengguna jalan,” ucap Pratikno, dalam konferensi pers, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (19/12/2025). 

Di Aceh, sejumlah ruas strategis mulai kembali difungsikan. Antara lain Lhokseumawe–Langsa, Langsa–Kuala Simpang, Kuala Simpang–batas Sumatera Utara, Jalan KKA yang menghubungkan Bener Meriah dan Takengon, akses Aceh Tenggara–Gayo Lues, serta jalur Banda Aceh–Aceh Tengah. Jembatan Awe dan Teupin Reudeup juga telah kembali tersambung.

Di Sumatera Utara (Sumut), konektivitas utama Padang Sidempuan, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, hingga Tapanuli Tengah berangsur pulih. Terbukanya jalur-jalur tersebut memungkinkan distribusi logistik kembali berjalan dan aktivitas ekonomi masyarakat bergerak menuju normal.

Di Sumatera Barat (Sumbar), jalan nasional Padang–Bukittinggi melalui Lembah Anai, yang menjadi urat nadi ekonomi regional, kini telah mencapai progres perbaikan sekitar 90 persen dan dibuka terbatas. Jalur Padang Pariaman–Agam via Malalak sebagian besar sudah dapat diakses, membuka kembali arus perdagangan antardaerah.

Baca juga : Bukan dari Pemerintah UEA, Beras 30 Ton dari Bulan Sabit Merah

Pratikno memastikan, Pemerintah terus mengebut upaya perbaikan dan penguatan infrastruktur untuk meningkatkan kelancaran dan keamanan lalu lintas di wilayah terdampak. "Terus dilakukan perbaikan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas," ucapnya.

Dalam konferensi pers itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melaporkan, sekitar 81 persen dari 80 ruas jalan nasional terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar, sudah berfungsi lagi. Kemudian, dari 33 jembatan nasional terdampak, 19 jembatan telah dapat digunakan. Sisanya masih dalam proses perbaikan dengan dukungan TNI dan Polri melalui pemasangan Bailey dan Aramco.

“Fokus utama kami memastikan tidak ada lagi kabupaten yang terisolasi. Jalan nasional menjadi prioritas utama agar distribusi logistik dan aktivitas ekonomi bisa segera pulih,” ujar Dody.

Dalam pemulihan ini, Kementerian PU mengerahkan lebih dari 1.300 personel, ratusan alat berat. Dari TNI, sebanyak 36.636 personel plus 84 unit alat utama sistem persenjataan (alutsista) diterjunkan. Sedangkan dari kepolisian, 11.625 personel telah dikerahkan, dengan 346 sorti penerbangan bantuan telah dilaksanakan.

Adsense

Di Kabupaten Bireuen, Aceh, suasana haru menyelimuti saat Jembatan Teupin Reudeup, yang sempat terputus berminggu-minggu, kembali tersambung. Kumandang doa bergema saat ratusan warga bersama personel TNI melewati jembatan tersebut, Kamis (18/12/2025). Di sepanjang bentangan jembatan, Bendera Merah Putih ikut berkibar. 

Doa itu bagian dari rasa syukur warga atas upaya tak kenal lelah semua pihak untuk bisa menyambungkan lagi jembatan yang menjadi urat nadi transportasi di sejumlah wilayah di Aceh. Tersambungnya jembatan ini membuat akses Aceh Tenggara ke Gayo Lues atau sebaliknya, tersambung lagi. Begitu juga akses Banda Aceh ke Aceh Tengah via Beutong Ateuh Kabupaten Nagan Raya, kembali hidup.

Baca juga : Buntut Kayu Gelondongan Di Banjir Sumatera, Satu Korporasi Jadi Tersangka

“Jembatan sudah bisa dilalui kendaraan roda empat pada pukul 17.03 WIB,” terang Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Abdul Muhari.

Listrik Sudah Nyala

Suasana di Aceh setelah listrik kembali nyala. (Foto: Dok. Setpres)

Dari sisi pasokan energi, Kamis (18/12/2025), PT PLN (Persero) berhasil memulihkan sistem kelistrikan di Aceh. Setelah lebih dari 10 hari gelap gulita di malam hari, kini Serambi Mekah kembali terang benderang. 

Aktivitas warga Aceh perlahan kembali normal seiring dengan kembalinya aliran listrik ke rumah-rumah. Fasilitas publik, toko, restoran, dan sebagainya kembali beroperasi. Kafe-kafe hingga pasar malam langsung ramai dikunjungi masyarakat begitu listrik menyala. Gemerlap cahaya menerangi kota.

Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti menyampaikan apresiasi kepada PLN yang telah bekerja tanpa henti demi memulihkan kembali aliran listrik di Aceh. "Insya Allah ini akan membangkitkan UMKM sehingga perekonomian Aceh Besar bisa bergulir kembali," kata Abdul Muchti, di Aceh Besar, Kamis (18/12/2025).

Abdul juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang senantiasa memberikan perhatian khusus untuk mempercepat pemulihan di daerah-daerah yang terdampak bencana. Presiden Prabowo sebelumnya telah menginstruksikan agar pemulihan sistem kelistrikan diprioritaskan supaya layanan publik dan aktivitas warga dapat berjalan.

"Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM, kami terus mempercepat upaya pemulihan kelistrikan pascabencana Aceh. Alhamdulillah, proses ini dapat berjalan lancar dan sistem kelistrikan Banda Aceh kini telah pulih sepenuhnya," ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.

Baca juga : Korban Bencana Mulai Tinggal di Hunian Sementara

Warga Aceh pun menyambut gembira atas pulihnya aliran listrik ini. Termasuk Wakil Ketua DPRK Aceh Besar Naisabur. Dia meluapkan kegembiraan dengan langsung mendatangi sebuah kafe di Kota Jantho, Ibu Kota Kabupaten Aceh Besar, untuk merasakan kembali suasana malam yang normal.

 “Alhamdulillah, lampu sudah terang benderang, masyarakat sudah kembali beraktivitas dan senang kembali. Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada PLN,” ujar Naisabur, Jumat (19/12/2025).

Kegembiraan serupa juga dirasakan warga Kota Subulussalam. Dalam sejumlah video yang beredar, masyarakat tampak menggelar pasar malam tak lama setelah listrik kembali menyala. Lampu-lampu hias menerangi area hiburan rakyat, menjadi simbol kembalinya kehidupan setelah masa gelap pascabencana.

Salah seorang warga Subulussalam mengaku sangat mengapresiasi kerja keras PLN yang tetap berupaya memulihkan pasokan listrik di tengah kondisi darurat. "Semoga PLN terus memberikan pelayanan terbaik di tengah kondisi bencana yang menimpa,” ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense