RM.id Rakyat Merdeka - Sorak sorai warga pecah di sebuah lapangan di Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, saat bantuan udara berupa helibox diterjunkan.
Dari kejauhan, pesawat bantuan tampak melintas rendah, disambut antusias warga yang sejak awal menunggu di lokasi. Begitu kotak-kotak helibox berwarna merah putih melayang turun, suasana berubah riuh.
Anak-anak berlarian mengikuti arah jatuhnya bantuan, sementara orang tua hingga lansia tak kalah antusias menyambut kehadiran logistik yang sangat dinantikan.
Baca juga : Sempat Viral Warga Jalan Kaki, Jalur Simpang KKA–Bener Meriah Kini Pulih
Sesaat setelah mendarat, warga beramai-ramai mengerubungi helibox dan membukanya bersama. Raut lega dan bahagia terlihat jelas ketika bantuan kebutuhan pokok di dalam kotak-kotak tersebut tampak utuh.
Di tengah terputusnya akses darat akibat bencana, airdrop helibox menjadi wujud nyata kehadiran negara menjangkau wilayah terisolasi.
Komandan Batalyon Perbekalan Angkutan (Perbekang) 5 ARY, Letkol CBA Supriyanto, menegaskan bahwa setiap helibox yang diterjunkan telah melewati prosedur ketat demi menjamin keamanan dan kelayakan bantuan.
Baca juga : Kapolri Salurkan Bantuan Untuk 170 Anggota Terdampak Bencana Di Sumbar
“Setiap helibox yang diterjunkan telah melalui inspeksi setelah diisi, diperiksa oleh anggota, dan disaksikan perwira. Baik sebelum dinaikkan ke truk maupun sebelum dimuat ke pesawat. Isinya dicek, tali dan lakbannya dipastikan kuat,” ujar Supriyanto yang bertugas sebagai Komandan Tim Rigger Airdrop pada Satgas Udara, Senin (22/12).
Ia menjelaskan, secara fisik helibox memiliki tinggi sekitar 73 sentimeter, sementara muatan logistik hanya diisi setinggi kurang lebih 30 sentimeter. Sisanya dibiarkan kosong untuk menjaga struktur saat diterjunkan dari udara.
"Batas maksimal berat helibox adalah 5 kilogram. Jika diisi penuh, beratnya bisa mencapai 9 kligram dan berisiko rusak saat airdrop. Maka isinya tidak dipenuhi sampai atas. Inilah yang kerap menimbulkan salah sangka,” jelasnya.
Baca juga : Pertagas Salurkan 8 Ribu Paket Bantuan Untuk Korban Banjir Sumatera
Menurut Supriyanto, bantuan berupa kebutuhan pokok seperti mi instan disusun dengan perhitungan teknis agar tidak remuk saat mendarat. Tali pengikat dirangkai menyerupai kipas sesuai standar penerjunan udara, sehingga helibox tetap stabil selama melayang hingga menyentuh tanah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.