Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bapanas Terapkan Skema Kolektif, Bantuan Pangan Aceh Tamiang Dipercepat
Selasa, 16 Desember 2025 15:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) mempercepat penyaluran bantuan pangan reguler bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
Percepatan dilakukan dengan menerapkan mekanisme penyaluran kolektif untuk bantuan beras dan minyak goreng agar segera diterima masyarakat.
Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail menyambut baik kebijakan tersebut. Ia menegaskan kesiapan pemerintah daerah mengawal distribusi lanjutan oleh para kepala desa agar bantuan yang diambil secara kolektif tetap tepat sasaran sesuai data penerima.
"Kami berterima kasih atas respon cepat Bapanas dalam kondisi darurat, mekanisme harus adaptif, dan sistem kolektif. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menjamin prosesnya akan tetap diawasi oleh kepala desa dan aparat keamanan setempat," ujar Ismail saat rapat koordinasi dan pengawasan penyaluran bantuan di Posko Terpadu Penanganan Bencana, Senin (15/12/2025).
Baca juga : KAI Logistik Salurkan 3 Ton Bantuan Kemanusiaann Ke Wilayah Bencana Sumatera
Menurut Ismail, kecepatan dan fleksibilitas menjadi kunci utama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah bencana yang melanda hampir seluruh wilayah Aceh Tamiang.
Kehadiran negara melalui kebijakan adaptif dinilai sangat menentukan keselamatan dan ketahanan warga terdampak.
Senada, Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Bapanas Sri Nuryanti menjelaskan bahwa kondisi bencana yang merata di seluruh kecamatan membuat mekanisme By Name By Address (BNBA) sulit diterapkan secara normal.
"Mengingat kondisi lapangan, Badan Pangan Nasional memberikan keringanan terkait dokumen dan administrasi penyaluran bantuan pangan reguler. Kami mengadopsi sistem penyaluran kolektif. Artinya, pengambilan bantuan dapat diwakili oleh satu orang penerima sesuai BNBA, disaksikan oleh kepala desa dan aparat keamanan setempat," kata Sri Nuryanti.
Baca juga : 323 Dapur MBG Layani Warga Terdampak Bencana Di Aceh Dan Sumatera
Ia menegaskan, langkah diskresi tersebut tetap akuntabel karena diawasi aparat dan dimonitor langsung di lapangan sehingga realisasinya lebih cepat dibanding mekanisme normal.
Kebijakan ini sejalan dengan arahan Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menekankan pentingnya respons cepat penyaluran pangan di masa bencana.
"Itu kita sudah kirim dan kami sebagai Kepala Bapanas, sudah mengirim 34 ribu ton bantuan reguler dan non reguler. Minyak goreng 6 ribu ton. Itu sudah kita kirim. Semua ini adalah perintah Bapak Presiden Republik Indonesia. Apakah bantuan sudah sampai? Bagaimana saudara kita di sana? Itu beliau monitor. Bagaimana pangannya? Pangannya terutama. Kenapa? Kalau pangan bermasalah, bisa kacau," ujar Amran.
Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Langsa Nazrizal melaporkan, dari total alokasi 30.067 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), bantuan baru tersalurkan kepada 5.171 KPM atau sekitar 17,2 persen. Percepatan distribusi kini difokuskan untuk menjangkau sisa 24.896 KPM.
Baca juga : Jembatan Teupin Mane Berfungsi Lagi, Warga Aceh Terharu Bisa Pulang ke Rumah
Bapanas mencatat penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk penanganan bencana di Aceh Tamiang telah terealisasi 100 persen dengan volume 668.790 kilogram.
Selain itu, stok tambahan di Gudang Bulog Langsa mencapai 1.044.218 kilogram. Dengan mekanisme kolektif, sisa pagu CPP reguler ditargetkan segera tersalurkan guna meringankan beban masyarakat di masa pemulihan pascabencana.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya