RM.id Rakyat Merdeka - PT Pembangunan Aceh (PEMA) terus bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur. Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur, yang turun ke lapangan untuk memastikan bantuan menyentuh titik-titik terparah.
Hingga hari ke-24 pascabanjir, tim PT PEMA kembali mendatangi beberapa lokasi yang kondisinya masih memprihatinkan.
Penyaluran bantuan kali ini difokuskan pada wilayah Kecamatan Pante Bidari, meliputi Gampong Pante Rambong, Pante Labu, Grong-Grong, Meusanah Teunong, hingga kawasan Buket Bata.
Baca juga : PDC Buka Dapur Umum untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
Berdasarkan peninjauan lapangan, dampak bencana di wilayah tersebut tergolong sangat berat. Banyak rumah warga yang dilaporkan mengalami kerusakan parah, bahkan ada yang hancur total diterjang arus air.
Kondisi warga di pengungsian pun masih sangat terbatas. Sebagian besar masyarakat terpaksa bertahan di tenda-tenda darurat karena kehilangan tempat tinggal setelah rumah mereka hanyut atau rusak berat. Kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan lansia menjadi prioritas dalam bantuan kali ini.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan logistik dasar yang sangat mendesak. Di antaranya adalah beras, mi instan, roti, air minum kemasan, kain sarung, popok (pampers), serta berbagai perlengkapan harian lainnya untuk menunjang kebutuhan di masa darurat.
Baca juga : TNI Evakuasi Wanita Melahirkan, Terjang Banjir Bandang Pakai Pelepah Pisang
Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur, menegaskan bahwa gerakan kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kepedulian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap rakyat. Hal ini juga sejalan dengan instruksi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem.
“Ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian kami kepada masyarakat Aceh, sebagaimana arahan Gubernur Aceh, Bapak Muzakir Manaf atau Mualem. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan menjadi bagian dari proses pemulihan pascabencana,” ujar Mawardi Nur di sela-sela penyaluran bantuan.
Mawardi menambahkan bahwa PT PEMA berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat Aceh, terutama di tengah situasi sulit akibat bencana alam. Kehadiran tim di lokasi sejak hari pertama banjir merupakan bentuk tanggung jawab korporasi yang tidak bisa ditunda.
Baca juga : Iko Uwais Donasikan Hasil Tiket Film Timur untuk Korban Banjir Sumatera
Penyaluran bantuan ini merupakan kelanjutan dari aksi serupa yang sebelumnya telah dilakukan melalui Pemerintah Kabupaten Aceh Timur pada awal Desember lalu. Namun, melihat aktivitas harian warga yang masih lumpuh, PT PEMA merasa perlu kembali terjun langsung ke gampong-gampong pedalaman.
PEMA juga menegaskan akan terus mendukung upaya rehabilitasi pascabencana. Fokus utamanya adalah memastikan masyarakat terdampak banjir di Aceh Timur dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas normal seperti sediakala.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.