RM.id Rakyat Merdeka - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Group terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana. Di Kabupaten Aceh Tamiang, dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan lahan untuk pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara).
Langkah ini merupakan bagian dari kolaborasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah koordinasi Danantara Indonesia sebagai bentuk kehadiran negara dalam menyediakan hunian sementara yang layak dan bermartabat bagi masyarakat terdampak bencana.
Pembangunan Huntara dimulai pada 24 Desember 2025 dan menunjukkan percepatan signifikan. Hingga 1 Januari 2026, sebanyak 198 unit telah terbangun. Pemerintah menargetkan pembangunan mencapai 15.000 unit dalam tiga bulan ke depan guna memastikan kebutuhan hunian sementara dapat segera terpenuhi.
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menyatakan bahwa penyediaan lahan merupakan kontribusi konkret PTPN Group dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana.
Baca juga : Prabowo Tinjau Hunian Sementara Di Tamiang
“Hunian yang layak adalah fondasi awal bagi masyarakat untuk kembali bangkit. Melalui penyediaan lahan, kami mendukung langkah negara agar warga terdampak dapat segera menata kembali kehidupan mereka secara aman dan bermartabat,” ujar Denaldy, Jumat (2/1/2026).
Rumah Hunian Danantara dibangun sesuai standar kelayakan hunian darurat dengan mengedepankan martabat dan kenyamanan dasar warga. Setiap unit dilengkapi dua kasur, satu lemari, dan kipas angin. Kawasan Huntara juga didukung fasilitas listrik gratis, akses Wi-Fi, serta MCK komunal terpisah untuk menjamin kebersihan dan sanitasi. Selain itu, tersedia klinik layanan kesehatan dan taman bermain anak. Seluruh pembangunan dilakukan dengan konsep modular guna memastikan kecepatan dan kualitas hunian.
Dalam kunjungannya ke lokasi, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen negara untuk bergerak cepat meringankan penderitaan masyarakat terdampak.
“Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian. Semua pihak telah bekerja dengan gemilang dan cepat,” ujar Presiden.
Baca juga : Di-SP3 KPK, Kini Kasus Korupsi Izin Tambang Konawe Utara Disidik Kejagung
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menekankan bahwa capaian pembangunan Huntara tidak terlepas dari sinergi lintas pihak, khususnya peran aktif BUMN dalam eksekusi di lapangan.
“Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang ditetapkan secara jelas sejak awal. Capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak. BUMN bergerak cepat di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan hunian yang layak,” jelas Rosan.
Pembangunan tahap pertama Huntara merupakan hasil kolaborasi BUMN. Holding Perkebunan Nusantara berperan dalam penyediaan lahan, sementara konstruksi dilaksanakan oleh BUMN Karya secara terkoordinasi, dengan dukungan penguatan infrastruktur dasar, konektivitas, dan pembiayaan.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menyoroti disiplin eksekusi dan intensitas kerja BUMN dalam mengejar target waktu yang ketat.
Baca juga : Kapolri Tinjau Kesiapan Lokasi Huntap Polri Seluas 6,5 Ha Di Aceh Tamiang
“BUMN bekerja dengan intensitas tinggi, mulai dari percepatan konstruksi, pengadaan material, hingga pengawasan mutu secara simultan. Ini menjadi contoh konkret peran strategis BUMN sebagai perpanjangan tangan negara, tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga kepentingan sosial dan kemanusiaan,” ujar Dony.
Kabupaten Aceh Tamiang merupakan salah satu wilayah terdampak paling parah akibat bencana hidrometeorologi ekstrem pada akhir November 2025. Bencana tersebut berdampak pada lebih dari 100.000 jiwa serta menyebabkan kerusakan luas pada permukiman dan infrastruktur dasar.
Memasuki fase transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan awal, kebutuhan akan hunian sementara yang layak menjadi sangat mendesak. PTPN Group menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemulihan yang terkoordinasi bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan sebagai bagian dari semangat gotong royong BUMN.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.